PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Cegah Longsor, Ketua Komisi D DPRD Sumut Tinjau Sungai Garoga Desa Huta Godang

0 89

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM, Tapsel – Sejak terpilih sebagai Ketua Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan langsung menanggapi aspirasi warga Desa Huta Godang dengan membawa UPT Dinas Sumber Air (SDA) Provsu meninjau langsung lokasi longsor di Sungai Garoga Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Tapsel, Selasa (22/01/2019).

Ketua Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan kepada kru Patrolinews.com mengatakan persoalan-persoalan yang terjadi saat ini harus disuport pemerintah dengan memperbaiki infrastruktur pendukung.

“Pokoknya dapil saya prioritas, kita sudah melihat langsung apa yang dialami masyarakat. Irigasinya harus ditata dan masyarakat Tapsel yang disini harus mempunyai akses jalan yang baik. Kenapa pemerintah secara sistematis melakukan pembenahan infrastruktur, agar ada kemudahan-kemudahan untuk peningkatan penjualan hasil panen

Sementara, Bidang Survey dan Perencanaan Dinas UPT  SDA Batang Angkola Provinsi Sumatera Utara M.Arif Nasution saat didampingi  Staf Teknik SDA Agus Prayudi mengatakan pertama harus dilakukan penanganan agar akses jalan yang dipinggir sungai tidak hancur karena longsor.

Apalagi lanjut Arif menjelaskan jalan usaha tani ini merupakan akses masyarakat menuju persawahan dan perkebunan.

Jadi solusinya, ungkap Arif bahwa pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas SDA Sumut akan membuat pembangunan Perkuatan Tebing (Dek)  Sungai Garoga.

“Tapi yang perlu kita buat Dek di sebelah kiri pinggir Sungai Garoga  wilayah Desa Huta Godang. Kalau Bronjong hanya tahan 5 sampai 10 tahun saja. Nantinya dek itu akan dicor dengan besi bertulang dengan panjang 400 meter dan tinggi setengah meter dari tebing Sungai,” jelas Arif.

Terkait waktu pengerjaan proyek itu, Arif mengatakan kemungkinan dapat dikerjakan di APBD-P 2019 atau APBD 2020.

“Tergantung Komisi D DPRD Sumut yang memperjuangkannya agar cepat dikerjakan. Kalau untuk tahun ini tidak ada dianggarkan, kemungkinan di APBD-P. Jadi kita sangat berharap perhatian Ketua Komisi D DPRD Sumut, karena masih banyak daerah lain yang terancam juga,” jelas Arif.

Kepada perwakilan desa, Arif menjelaskan agar membuat proposal usulan ditujukan ke Gubernur dan tembusan ke Dinas SDA dan Komisi D DPRD Sumut yang dilengkapi foto lokasi longsor, Surat pernyataan dari masyarakat bahwa tidak ada keberatan. Ada dulu usulan dari masyarakat baru kami bisa mengerjakan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Camat Batangtoru M. Yamin Batubara mengatakan banjir bandang yang terjadi pada April 2018 membuat rumah dan jalan tani yang berada dipinggiran Sungai Garoga hancur diterjang banjir.

Namun pencegahan awal sudah diatasi oleh kepala desa dengan swadaya masyarakat melakukan normalisasi dan  membuat ban-ban bekas yang berisi bebatuan dipinggiran sungai.

Kemudian, pada akhir Desember 2018, banjir bandang kembali menerjang Desa Huta Godang sehingga normalisasi itu kembali hancur, ujar Camat Batangtoru.

“Jadi kami berharap kepada Bapak Sutrisno Pangaribuan Ketua Komisi D DPRD Sumut supaya dapat menyahuti dan memperhatikan masyarakat disini. Nantinya kita akan mengajukan proposal kepada dinas terkait dan ditembuskan kepada Komisi D DPRD Sumut,” katanya,  saat acara Doa Syukuran Musim Tanam di Desa Huta Godang, Kecamatan Batangtoru, Tapsel, Selasa (15/01/2019). (Pnc-1)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy