PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Proyek Peningkatan Struktur Jalan Provinsi Ruas Tuhemberua – Lotu di Kabupaten Nias Utara Disoal

0 191

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM, Medan – Proyek Peningkatan Struktur Jalan Provinsi Ruas Tuhemberua – Lotu di Kabupaten Nias Utara senilai Rp. 9 miliar disoal Anggota DPRD Sumut Anggota Komisi E DPRD Sumut Pdt. Berkat Kurniawan Laoli.

Hal itu terungkap dalam laporan reses Pdt. Berkat Kurniawan Laoli yang dibacakan dalam Sidang Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Kegiatan Reses I Tahun Sidang I 2019-2020 Kelompok Reses Pimpinan dan Anggota DPRD-SU ke Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, Senin (23/12/2019).

Dikatakan Berkat bahwa, pekerjaan Peningkatan Struktur Jalan Provinsi Ruas Tuhemberua – Lotu di Kabupaten Nias Utara oleh kontraktor CV. Usaha Belajar Bersama tersebut asal dikerjakan dan  tidak sesuai dengan bestek.

“Jenis pekerjaan diantaranya, pengaspalan (hotmix) sepanjang 2 Km  dan bangunan pendukung (TPT) serta Box Culvert,” katanya kepada Patrolinews.com diruangannya, Senin (23/12/2019)  usai sidang paripurna berlangsung.

Politisi NasDem ini juga menyebut, sesuai pantauannya dilokasi proyek saat pelaksanaan reses, bahwa bahan material tidak sesuai spesifikasi. Dimana, bahan material yang telah dihampar pada badan jalan adalah material pasir batu (sirtu).

Padahal, lanjutnya,  sesuai informasi  seharusnya material yang digunakan yakni Agregat kelas A hasil olahan stone crusher.

Tak hanya itu saja, ungkap Berkat, ada dua pembangunan TPT yang telah ambruk dan  diduga kuat terjadi akibat bangunan TPT tidak memiliki pondasi yang cukup.

“Saat mengerjakan mungkin akar pohon disana itu tidak dibersihkan. Jadi akar pohonny ikut mereka semen sehingga tidak menyatu sehingga mudah ambruk. Lagi pula tebalnya tidak sampai 10 cm,” terangnya.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara asal Daerah Pemilihan (Dapil) Vlll ini meminta agar Dinas Bina Marga Bina Konstruksi Provsu segera memperbaiki pekerjaan tersebut.

“Kalau tidak ditindaklanjuti, maka kita akan minta BPK untuk mengaudit pekerjaan itu. Kita akan kawal , dan kita akan perhatikan secara serius,” pungkasnya. (Fernando)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy