PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Penumpang Jangan Bercanda Soal Bom, Bisa Dipidana

0 497

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM, Kualanamu – Menyambut liburan Idul Fitri tahun 2018, pihak Otoritas Bandara (Otband) Wilayah II Medan menambah frekuensi penerbangan (extra flight), recheck bandara, pesawat terbang dan sejumlah pemeriksaan lainnya. Selain itu, maraknya penumpang yang bercanda soal bom (Joke Bomb) di bandara udara dan pesawat juga menjadi perhatian khusus pihak Otband. Karena hal ini dapat dikenakan pidana penjara sesuai Pasal 437 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan.

Demikian disampaikan Kepala Otoritas Bandara (Otband) Wilayah II Medan, Bintang Hidayat kepada wartawan saat diwawancara diruangan kerjanya, Rabu (6/6/2018) sore.

“Kita memastikan kesiapan fasilitas seperti melakukan recheck bandara, pesawat terbang, navigasi dan juga tes narkoba kepada pilot, kru penerbangan serta juga penambahan extra flight. Pengawasan pelaksanaan standar kinerja operasional pelayanan bandarudara, angkutan udara, keamanan penerbangan, pesawat udara dan navigasi penerbangan itu kita lakukan sesuai fungsi Otband yaitu fungsi pengawasan dan pengendalian,” pungkas Bintang Hidayat.

- Advertisement -

Demi kenyamanan dan kelancaran penerbangan, Bintang Hidayat memberikan 5 (lima) himbauan untuk dipatuhi para penumbang di areal bandara dan pesawat terbang.

Pertama, jangan melakukan Joke Bom atau bercanda soal bom di bandara maupun dalam pesawat. “Penumpang yang melakukan Joke Bom akan diproses secara hukum dan bisa dipidana. Selain itu, Petugas akan melakukan pensterilan dan penyisiran sehingga akan berdampak terganggunya jadwal penerbangan dan kenyamanan penumpang lainnya,” jelasnya.

Kedua, tarif tiket pesawat. Terkait ini Bintang menghimbau agar penumpang harus waspada terkait masalah harga tiket agar tidak tertipu.

Ketiga, Pelayanan. Bintang mnghimbau agar penumpang tidak perlu panik bila terjadi penundaan jadwal terbang (delay,red) karena semua ada kompensasinya. “Penumpang harus mengetahui peraturan delay. Kalau delay penumpang gak boleh panik pasti semua akan diberikan konpensasi sesuai peraturan penerbangan,” katanya.

Keempat, pemeriksaan keamanan. Penumpang harus patuh dengan pemeriksaan yang dilakukan, seperti pembukaan tali pinggang, dan tidak membawa benda-benda terlarang.

Dan terakhir, Bintang menghimbau agar barang berharga milik penumpang dibawa sendiri jangan dibuat dibagasi. “Kalau ingin dibagasi harus dilaporkan kepada petugas bagasi agar keamanannya terjamin,” pungkasnya. (Nando)

- Advertisement -

- Advertisement -

Comments
Loading...