PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Wisata Pulau Kucing akan Dikelola Pemkab Sula

Wisata Pulau Kucing akan Dikelola Pemkab Sula

0 84

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM, Kepsul – Destinasi wisata Pulau Kucing di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang selama ini dikembangkan oleh Pemerintah Desa melalui Bumdes kini akan ditangani oleh pemerintah daerah (Pemkab) setempat. Pasalnya, wisata Pulau Kucing berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga berkontribusi kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Demikian disampaikan Bupati Kepulauan Sula, Hendrata Thes saat menggelar konferensi pers di Pulau Kucing, Desa Fukweu, Kepsul pada Sabtu (14/4/2018).

“Bahkan dalam beberapa bulan terakhir wisata Pulau Kucing tercatat sudah meraup ratusan juta rupiah, dan itu hanya wisatawan lokal yang berkunjung. Beberapa bulan lalu pendapatannya kurang lebih Rp.400.000.000 dan itu hanya sekitar 4 bulanan. Jadi, satu bulan kurang lebih Rp.100.000.000,” ungkap Bupati Sula.

- Advertisement -

Oleh karenanya, orang nomor satu di Kepulauan Sula itu berencana bakal melakukan perencanaan dalam pengembangan Wisata di Pulau Kucing yang matang dan dapat tertata lebih rapih lagi guna memiliki daya tarik yang tinggi.

“Saya usulkan kepada beliau (Kades) kedepan kita lakukan penataan dan perencanaan sehingga membangunnya juga tertata dan rapih. Kemudian mana yang boleh dibangun dan tidak boleh,” ujarnya.

Sehingga itu lanjut Hendrata, pihaknya sangat merespon baik dengan adanya wisata tersebut, untuk itu dalam waktu dekat akan diberikan penambahan fasilitas berupa alat yang akan dijadikan spot foto bagi para pengunjung (wisatawan).

“Rencananya, melalui Dinas Pendidikan dan Pariwisata Kepulauan Sula, yaitu kita akan menyuplai alat-alat tambahan seperti flying Fox, Banana boad dan alat lainnya,” paparnya.

Sebelumya, Bupati Kepsul Hendrata Thes mengatakan, pada asal mulanya nama pulau Kucing merupakan tempat pembuangan hewan peliharaan (kucing-kucing) oleh warga masyarakat disekitar ketika peliharaan meraka sudah dianggap nakal, namun seiring berjalanya waktu kini tempat tersbut sudah dijadikan objek wisata kekinian.

“Pulau kucing ini menurut cerita, adalah tempat pembuangan kucing dari kampung, mungkin karena kucingnya nakal ya,” Kata Hendrata sambil bercanda.

Pantauan media ini, wisata Pulau Kucing memang layak untuk dikunjungi para wisatawan, baik lokal maupun manca negara. Pasalnya, pulau kucing memiliki selain memiliki keindahan dan keunikan tersendiri, ditempat itu juga sudah tersedia fasilitas berupa gazebo untuk bersantai, Musalah, dan warung untuk beli makanan dan minuman. (Fahri)

- Advertisement -

- Advertisement -

Comments
Loading...