PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Modus Kusuk, Cincin Seharga 10 Juta Raib 

0 111

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

 

PATROLINEWS.COM, Patumbak -Cincin seharga Rp 10 juta milik Safii Batu Bara (60) yang disimpan dikantong celananya, tiba – tiba hilang dicuri orang ketika dirinya dikusuk oleh 3 orang pelaku yang menyamar sebagai penumpang angkot, Kamis (11/4/2019)  sekira pukul 14.00 wib.

Korban yang diketahui adalah warga Berandan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat ini, bekerja sebagai penjaga hotel di Parapat Danau Toba. Karena sebentar lagi Pemilu, dirinya pun pulang ke kampung halamannya guna memilih pilihannya dan korbanpun pulang menaiki bus Sejahtera menuju Medan.

- Advertisement -

Tibanya di Medan tepatnya disimpang lampu merah Amplas di bawah Fly Over Kec Medan Amplas, korbanpun turun dari bus dan kembali menunggu angkot KPUM 64.  Begitu melihat angkot, korbanpun menaikinya begitu juga salah satu pelaku yang sudah mengincarnya.

Baru beberapa meter angkot jalan, 2 teman pelaku yang juga menyamar sebagai penumpang, menyetop angkot dan duduk di samping korban.

Lima menit di atas angkot, pelaku yang duduk didepan korban tiba – tiba mengangkat handphone (HP) nya dan berkata mau mengusuk orang yang sedang sakit. Begitu pelaku menutup HPnya, pelaku menegur korban dan mengajak korban bercerita tentang penyakit. Sehingga korbanpun tertarik dan memberikan tangan kirinya untuk dikusuk pelaku.

“Ketika pelaku mau mengusuk tangan saya, pelaku menyuruh untuk membuka cincin saya, lalu saya membukanya dan menyimpannya di kantong celana,” kata korban saat di Polsek Patumbak.

Setelah tangan dikusuk, pelaku meminta korban untuk meluruskan kaki korban  guna di kusuk.  Saat kaki dikusuk, korban heran melihat pelaku yang mengusuk kakinya dengan menggoyang – goyangkanya. Tanpa disadari korban, pelaku menggoyangkan kaki korban supaya korban tidak curiga ketika teman pelaku yang berada di sampingnya merogoh kantong celananya guna mengambil cincinya.

Begitu cincin berhasil diambil, pelaku satu persatu turun dari angkot dan langsung kabur.  Korban yang merasa curiga melihat para pelaku turun, langsung memeriksa kantong celananya. Mengetahui cincin sudah tidak ada lagi, korbanpun langsung lompat dari angkot guna mengejar para pelaku.  Namun para pelaku tidak terlihat lagi dan berhasil kabur.

“Pelaku turun tepat depan showroom mobil Toyota Jln SM Raja Medan. Yang bikin saya heran, begitu saya lompat dari angkot, para pelaku tidak terlihat lagi,” jelas korban lagi.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkanya ke Polsek Patumbak. Kepada petugas korban menceritakan kejadian yang di alaminya dan berharap pelaku bisa ditangkap.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi SIK melalui salah satu petugas SPK membenarkan laporan korban dan menyarankan korban untuk mengambil surat emas atau tanda bukti pembelian emas. (Deno)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy