PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

Dinilai Tak Becus, DPRD Sumut Minta Menteri PUPR Evaluasi Kinerja Kepala BWS Sumatera II

0 91

PATROLINEWS.COM, Medan – Komisi D DPRD Sumut meminta agar Menteri PUPR segera mengevaluasi kinerja Maman Noprayamin, ST., MT sebagai Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera-II, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dikarenakan tidak mampu menyelesaikan persoalan banjir besar yang sedang melanda Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan Kota Tebing Tinggi. Apalagi selalu mangkir bila diundang untuk hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas persoalan banjir di Komisi D DPRD Sumut.

Demikian disampaikan Ketua Komisi D DPRD Sumut Delpin Barus, ST saat menskor kegiatan RDP Komisi D DPRD Sumut bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera-II dan Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Utara yang dilaksanakan di ruang rapat Komisi D pada Rabu (1/12/2021) pagi.

“Kami (Komisi D,red) menilai kinerja Kepala BWS Sumatera II ini tidak becus dalam penanganan masalah banjir di Sergi dan Tebingtinggi. Apalagi tidak pernah mau hadir dan selalu diwakilkan setiap diundang dalam RDP untuk mencari solusi penyelesaian banjir tersebut. Sudah tiga kali kami undang itu berarti beliau juga menyepelekan lembaga DPRD Sumut. Jadi rapat ini kita skor,” ujar politisi dari Partai PDI Perjuangan ini.

Lanjut politisi asal daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Serdang Bedagai dan Tebingtinggi ini, selain itu, yang bersangkutan juga tidak akomodatif dan sulit diajak komunikasi.

“Saya sudah berusaha kirim pesan melalui WA ke beliau, untuk koordinasi terkait persoalan banjir dan upaya penangannnya, tapi pesan saya tersebut tidak pernah direspon. Saya sebagai anggota DPRD Sumut dari Dapil Sergai dan Tebing Tinggi selalu ditanya dan diminta oleh masyarakat bagaimana persoalan banjir ini dapat teratasi. Persoalannya kan yang menjadi wewenang pengelolaan sungai besar di Sergai dan Tebing itu BWS-II,” tukasnya.

Senada, Anggota Komisi D DPRD Sumut Azmi Sitorus, SH, M.SP juga menilai Kepala BWS Sumatera-II tidak peduli dengan penderitaan masyarakat Sumatera Utara yang selalu terdampak banjir.

Politisi F- Gerindra DPRD Sumut ini mendukung untuk memberikan rekomendasi kepada Kementerian PUPR agar kinerja Kepala BWS Sumatera II segera dievakuasi.

“Walaupun kita di DPRD Sumut ini tidak punya wewenang mengevaluasi langsung kinerja BWS-II Sumut, akan tetapi kita bermitra dan sama-sama punya tugas untuk mencari solusi persoalan banjir di Sumut ini, terutama banjir di Sergai dan Tebing Tinggi. Kami kan harus menyampaikan keluhan dan aspirasi warga korban banjir yang sampai saat ini belum ada solusi penangannya, dan rakyat itu datangnya ke kami bukan ke BWS-II. Jika kami diperlakukan seperti ini, kami juga punya hak untuk memberikan rekomendasi ke pihak terkait atas kinerja BWS-II Sumut ini, ungkap Azmi politisi asal Gerindra ini.

Perwakilan BWS-II Sumut Aron Lumbanbatu yang hadir saat RDP menyampaikan bahwa ketidakhadiran Kepala Balai dikarenakan harus mendampingi pejabat dari pusat yang datang ke Sumut.

Sebelum RDP di Skor, seluruh anggota Komisi D yang hadir sepakat untuk memberikan rekomendasi berupa pencopotan terhadap Kepala BWS Sumatera II

“Sebelum rapat tadi diskor, saya selaku Ketua Komisi D dan seluruh anggota dewan yang hadir merekomendasikan pencopotan terhadap Kepala BWS-II Sumut. Rekomendasi ini akan kami sampaikan kepada pihak-pihak terkait, ke Gubernur Sumut, Kementrian PU, dan DPR-RI”, tegas Ketua Komisi D DPRD Sumut. (Pnc-1)

You might also like
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy