PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Sutrisno Pangaribuan : Jokowi akan Sampaikan Kerangka Strategis Pemerintahan Jokowi 2019-2024

0 288

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM, Medan – Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Ma’ruf Amin akan menyampaikan pidato kemenangan malam ini. Seluruh partai politik pengusung dan pendukung akan hadir. Demikian juga organisasi relawan dan simpatisan. Jokowi akan menyampaikan visi dan misi secara langsung sebagai penjabaran visi dan misi yang didaftarkan di KPU RI.

“Pertemuan akbar malam ini semakin menarik pasca pertemuan dan perjamuan Joko Widodo dan Prabowo kemarin. Langkah cepat Jokowi, sebagai bukti bahwa beliau adalah pemimpin yang mengutamakan kepentingan bangsa. Jokowi akan menjelaskan dihadapan pendukungnya, bahkan kepada seluruh rakyat Indonesia tentang visi Indonesia,” ungkap Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Utara Sutrisno Pangaribuan, ST kepada Patrolinews.com, Minggu (14/7/2019).

Sutrisno mengatakan bahwa penyampaian pidato kemenangan malam ini merupakan momentum bagi Jokowi untuk menjelaskan kerangka strategis pemerintahannya 2019- 2024.

- Advertisement -

“Beliau juga perlu menjelaskan bahwa kemarin telah bertemu dengan Prabowo Subianto. Beliau diharapkan menyampaikan arahan untuk membangun narasi kebangsaan kepada seluruh pendukungnya. Bahkan dalam kesempatan ini beliau diminta untuk menyampaikan pidato persatuan kepada seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Karena, lanjut salah satu inisiator pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara ini lagi, penegasan komitmen kebangsaan, persatuan Indonesia menjadi penting untuk keberhasilan visi Indonesia. Dukungan dari partai pengusung dan pendukung, relawan, dan simpatisan akan menentukan kesuksesan Jokowi memimpin Indonesia periode kedua.

“Sebagaimana visi dan misi Joko Widodo- Ma’ruf Amin: Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong,” tukasnya.

Untuk mencapai visi tersebut, misi adalah:
1. Peningkatan kualitas manusia Indonesia.
2. Struktur ekonomi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.
3. Pembangunan yang merata dan berkeadilan.
4. Mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan.
5. Kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa.
6. Penegakan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan
terpercaya.
7. Perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada
seluruh warga.
8. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya.
9. Sinergi pemerintah daerah dalam kerangka Negara Kesatuan.

Oleh sebab itu, untuk mencapai visi tersebut dibutuhkan kerjasama yang baik, tulus, ikhlas dari semua pihak untuk mendukung Pemerintah menjalankan misi. Kita harus memberi keleluasaan kepada Joko Widodo dan Ma’ruf Amin menyusun Kabinet Indonesia Kerja Jilid II. Mendukung pemimpin tidak harus masuk dalam kabinet. Kita berharap kita semua yang telah memilih beliau tanpa syarat apapun.

“Kita berharap pengawasan akan semakin ketat dari para pendukung, sehingga pemerintah dapat bergerak leluasa melaksanakan misi. Partai politik pengusung dan pendukung, relawan, pun simpatisan diminta untuk fokus mengawal pemerintahan secara kritis. Pemerintah harus selalu diingatkan agar fokus mewujudkan visi. Siapapun anggota kabinet, bahkan yang akan mengisi jabatan di BUMN harus sejalan dengan visi Presiden. Tidak boleh ada agenda pribadi, kelompok, maupun partai politik dalam tubuh pemerintahan,” pungkasnya.

Mantan aktivis mahasiswa GMKI Kota Medan ini menegaskan pemberantasan korupsi harus lebih serius pada periode kedua ini, baik melalui KPK, Kejaksaan dan Kepolisian.

“Presiden kita minta memimpin Indonesia memerangi korupsi yang telah merusak mentalitas bangsa kita. Pendidikan anti korupsi diharapkan menjadi bagian dari kurikulum sekolah formal kita di setiap tingkatan.
Literasi harus dikembangkan secara serius oleh pemerintah, sehingga kebiasaan menyebar kebencian, fitnah, dan hoax tidak lagi menghiasi perjalanan bangsa kita ke depan. Revolusi mental pelaku pendidikan formal harus dilakukan. Pembangunan manusia diharapkan dilakukan secara serius, secara substansial, bukan prosedural. Sehingga negara ini mendapat manfaat dari besarnya anggaran untuk pendidikan,” imbuhnya.

Tak lupa Sutrisno menyampaikan ucapan selamat bekerja kepada Presiden Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin dalam memimpin seluruh rakyat Indonesia lima tahun kedepan.

“Berjalan teguh mewujudkan tujuan bangsa Indonesia sebagaimana termaktub dalam Pembukan UUD 1945. Seluruh rakyat Indonesia akan mendukung program pemerintah yang ditujukan untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya. (Pnc-1)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy