PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

Reses Di Tiga Kecamatan, Abdul Latif Lubis Tampung Aspirasi Warga Keluhkan Pelayanan Kesehatan

0 4

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PATROLINEWS.COM, Medan – Anggota DPRD Medan dari Fraksi PKS Abdul Latif Lubis M.Pd ajak warga Kota Medan khususnya Medan Utara untuk terus mengawal APBD Tahun 2023 sebesar Rp7,86 triliun. Anggaran tersebut diperuntukkan merealisasikan 5 program Pemko Medan dalam mensejahterakan warganya.

“APBD Tahun 2023 cukup besar untuk itu mari kita kawal dana tersebut agar Kota Medan lebih baik lagi,”ujarnya pada Reses masa sidang III Tahun III T.A 2022 ditiga lokasi yang berbeda yaitu di Jalan Temporal Lestari 14 Blok 5 Gurita Martubung Halaman Masjid Baitul Ikhwan Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan. Jalan Perunggu Gang. Wakaf Lingkungan 5 Kelurahan Kota Bangun Kecamatan Medan Deli dan Jalan Marelan Raya Pasar II Timur Kecamatan Medan Marelan Kelurahan Rengas Pulau, Minggu (11/12/2022).

Latif menjelaskan 5 program prioritas meliputi pengentasan banjir, Kesehatan dan kebersihan, infrastruktur, pelayanan publik dan UMKM. “Dengan fokus memprioritaskan kelima program tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi warga Kota Medan,”harapnya.

- Advertisement -

Dalam reses ini, Latif juga menyinggung tentang UHC (Universal Health Coverage). Di mana program UHC ini mempermudah warga Medan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. “Dengan program UHC ini, warga Medan yang ingin berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit cukup membawa KTP Kota Medan dan langsung mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis,”tegasnya.

Di Reses ini, Iin warga Lingkungan I Kota Bangun mengaku kecewa dengan layangan kesehatan yang ada di Kota Medan. Menurutnya, layanan kesehatan yang diberikan Pemko Medan sangat buruk.

Pengalaman pribadi Iin mengaku orang tuanya yang sedang sakit sangat susah berobat di Rumah Sakit dengan menggunakan Kartu Kesehatan secara gratis. “Yang kayak gini (UHC) saya sudah bosan mendengarnya pak, pengalaman pribadi saya hasilnya nol,”kesalnya.

Menanggapi keluhan warga, perwakilan BPJS Medan mengatakan hal ini bisa disampaikan melalui layanan publik untuk umum terkait administrasi. Sementara Latif mengaku prihatin terkait keluhan warga tentang pelayanan kesehatan yang diberikan pihak rumah sakit. Latif berjanji akan membawa keluhan warga ke Pokir (Pokok Pikiran) paripurna.

Turut hadir dalam reses ini, Lurah Kota Bangun Rahmad Pohan dan perwakilan BPJS Medan. (Pnc-1)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy