PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

Serap Aspirasi Warga Dapil Lima, Dhiyaul Hayati Terima Keluhan Drainase Dan Persoalan Sampah

0 5

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PATROLINEWS.COM, Medan – Masalah infrastruktur tampaknya masih menjadi persoalan utama yang kerap dikeluhkan masyarakat Kota Medan, khususnya warga Daerah Pemilihan (Dapil) Lima yang meliputi Kecamatan Medan Selayang, Sunggal, Polonia, Tuntungan, Maimun dan Medan Johor. Permasalahan ini dikemukakan warga kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Dhiyaul Hayati SAg MPd saat menggelar Reses Masa Sidang III Tahun III TA 2022, Sabtu (10/12/2022).

Warga yang menghadiri reses di Jalan Eka Surya, tepatnya di halaman Masjid Al Amin, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, menyampaikan persoalan jalan, drainase, lampu jalan dan sampah.

Warga mengeluhkan pembetonan jalan di Karya Jaya yang sudah berlangsung berbulan-bulan, namun belum selesai juga. Dampak dari perbaikan jalan itu, warga terpaksa memutar jalan yang lebih jauh dan terkadang juga jika hujan terpaksa melintasi jalanan berlumpur.

- Advertisement -

Selain itu, warga di Jalan Eka Surya Gang Kencana minta dilakukan perbaikan jalan secara menyeluruh. Mereka juga menyoalkan pembangunan drainase yang hanya separuh jalan, sedangkan separuh lagi tidak ada drainasenya.

“Parahnya lagi, jalanan makin hancur akibat pembangunan drainase tersebut. Istilahnya kalau orang hamil lewat naik sepeda motor, langsung beranak. Kayaknya asal-asalan yang kerja bangun drainase, jalan jadi makin hancur,”bilang warga Eka Surya Gang Kencana.

Warga juga meminta dipasang lampu jalan di jalan Eka Surya Gang Kencana. Ketiadaan lampu jalan membuat gang itu menjadi gelap gulita jika malam hari.

Di kesempatan sama, Yanti, warga Lingkungan 11 Kelurahan Gedung Johor menyampaikan bangunan parit runtuh dan lampu jalan rusak.

Sedangkan Sitorus, warga Kelurahan Gedung Johor mengusulkan agar ada bak sampah yang ditempatkan di lokasi tertentu. Sehingga sampah bisa dibuang setiap hari. Masalahnya sampah dikutip 3 hari sekali sehingga sampah rumah tangga membludak dan menimbulkan bau tak sedap. Padahal warga membayar iuran Rp 30 ribu-Rp 35 ribu setiap bulannya.

Menjawab soalan Yanti, Kepala Lingkungan (kepling) 11 yang hadir di reses tersebut mengatakan, persoalan lampu jalan rusak karena ada pencurian kabel. Permasalahan itu sudah disampaikan kepada pihak terkait. Terkait parit runtuh, kepling menyebutkan sudah melapor ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk dilakukan perbaikan. Namun sampai saat ini belum ada tanggapan.

Menyela jawaban kepling, Dhiyaul Hayati meminta agar parit runtuh segera diperbaiki dengan menggunakan dana kelurahan. “Kan ada dana kelurahan yang bisa digunakan. kalau menunggu dari Dinas PU, pasti lama karena menunggu anggaran lagi. Permasalahan yang bisa ditanggulangi oleh pihak kelurahan seharusnya segera diselesaikan. Seperti parit runtuh itu, bisa digunakan dana kelurahan,”kata dewan yang duduk di Komisi III DPRD Medan ini.

Mengenai permasalahan sampah, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini akan mengusulkan agar ditambah pengadaan becak untuk mengangkut sampah. “Kami akan usulkan tambahan 5 becak angkutan sampah untuk Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor. Selayaknya sampah rumah tangga diangkut setiap hari, jadi tidak menumpuk,”kata legislator asal Dapil Lima ini.

Dhiyaul menambahkan, saat ini Pemko Medan telah menerapkan Program UHC untuk jaminan kesehatan masyarakat. Hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), masyarakat sudah bisa berobat gratis ke seluruh rumah sakit di Kota Medan yang merupakan provider BPJS Kesehatan.

“Masyarakat jangan takut lagi berobat karena sekarang sudah ada UHC. Cukup dengan KTP, masyarakat sudah bisa berobat ke rumah sakit,”ujarnya.

Pada kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun Ketiga TA 2022 ini yang berlangsung Sabtu (10/12/2022), Dhiyaul Hayati menggelar di tiga lokasi terpisah. Kegiatan dimulai sedari pukul 09.00 di Jalan Merpati, Kelurahan Sei sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal. Kemudian dilanjutkan pukul 13.30 wib di Jalan Eka Surya, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor dan pukul 16.00 hingga 18.00 wib di Jalan Melati, Tanjung Sari, Medan Selayang.

Kegiatan reses dilanjutkan Minggu (11/12/2022) di tiga lokasi terpisah untuk menyerap aspirasi masyarakat. (Pnc-1)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like
Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy