PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Operator Lupa Cabut Selang Minyak, SPBU Simpang Pos Nyaris Terbakar

0 157

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

 

PATROLINEWS.COM, Delitua – Operator lupa mencabut selang (nozzle) minyak di mobil saat konsumen, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Simpang Pos, Kec Medan Johor nyaris terbakar, Sabtu (7/4/2019) sekira 16.00 wib.

Informasi yang diperoleh, saat itu Juneydi (41) warga Berastagi Kabupaten Tanah Karo yang bekerja sebagai supir travel sedang menunggu penumpang yang tidak lain sepupunya bernama Azhar (49) warga Jln Canggang Stabat  di SPBU Simpang Pos, Kec Medan Johor, hendak menuju Tanah Karo.

- Advertisement -

Begitu melihat Aszhar, Juneydi pun langsung menghidupkan mobil Xenia BK 1669 KQ yang dikendarainya dan langsung  mengisi BBM sebanyak Rp 110 ribu.

Tibanya Ashar, Juneydi meminta tolong kepada Aszhar untuk memberikan uang Rp 150 ribu pembelian bensin kepada Adi (21) operator SPBU. Karena uang 150 ribu, operatorpun mengambalikan balek uang Rp 40 ribu kepada Aszhar dan Ashar pun langsung menuju kemobil dan duduk didepan.

Karena sudah dibayar dan merasa slang atau nozzel sudah dicabut operator, Juneydi pun langsung menjalankan mobilnya tanpa memeriksanya terlebih dahulu.

Baru beberapa meter mobil jalan, dispenser SPBU tertarik mobil sehingga roboh dan langsung menyemburkan api. Sehingga supir angkot rahayu yang saat itu berada dibelakang mobil Juneydi, langsung lompat dan berlari guna menyelamatkan diri, begitu juga warga yang ada disekitar lokasi.

Takut api semakin membesar, warga yang tadinya berusaha lari menyelamatkan diri,  kembali berlari ke SPBU guna membantu untuk memadamkan api. Dan tidak lama api dapat dipadamkan dengan air dan semprotan racun api.

“Begitu mobil jalan dan mendengar suara dispenser ketarik, saya langsung melihat kebelakang. Begitu saya lihat, api besar menyembur keatas sehingga kamipun semua panik. Dan mengenai siapa yang salah dan siapa yang benar, kita tidak tahulah bang. Karena Juneydi mengira biasanya kalau uang sudah dikembalikan slang atau nozzel pasti sudah dicabut dari mobil.

Dan petugas SPBU juga tidak menyuruh Juneydi untuk matikan mesin begitu juga dengan plang yang biasa diletakan depan mobil setiap yang mengisi BBM, tidak ada,”beber Aszhari saat di Polsek Delitua Sabtu (28/4) malam.

Sementara Super (31) penengemudi angkot rahayu mengaku, dirinya  terkejut sekali melihat api berada samping mobilnya.

“Takut kali aku bang, baru ini aku lihat SPBU mengeluarkan api, dan hampir menyambar mobil ku. Tapi sukur saja api bisa dipadamkan, kalau tidak pasti meledak itu SPBU,” tukasnya.

Pantauan di lokasi kejadian, tampak satu buah dispenser SPBU dalam keadaan rubuh. Dan SPBU sudah dipasang garis polisi oleh petugas Polsek Delitua.

Sementara Kapolsek Delitua Kompol Efianto ketika dikonfirmasi kru media ini Minggu (28/4) sore, membenarkan kejadian itu.

“Dalam insiden itu tidak korban. Sementara pengemudi mobil Xenia dan operator SPBU sedang kita periksa guna dimintai keteranganya,” tutup Kapolsek. (Deno)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy