PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Bakar Sampah Depan Kios Sendiri, Penjahit Pakaian Dihajar Tetangga 

0 44

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

 

PATROLINEWS.COM, Delitua- Gegara membakar sampah didepan kiosnya sendiri,  Pince (52) warga Komplek Pemda, Kelurahan Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan ini, dihajar S boru Tampubolon (52) dengan menjambak rambut lalu mencakar wajahnya sampai berdarah, Sabtu (4/5/2019) sekira 10.00 wib.

Saat itu korban baru saja membuka kiosnya menjahit  pakaianya lalu membersihkan sampah sisa potongan kain didepan kiosnya yang di kontraknya di Jln Parang I, Kel Kwala Bekala, Kecamatan Medan Tuntungan.

- Advertisement -

Boru Tampubolon  yang tinggal disamping kios korban, yang tidak terima asap bakaran sampah mengarah kerumahnya, menyuruh suaminya untuk menegur korban supaya tidak membakar sampah karena asapnya menganggu.

Begitu suami Tampubolon mendatangi korban, ia menegur korban,”ito, tolong ya jangan bakar sampah, karena asapnya mengganggu,” kata suami boru Tampubolon,” Lho kenapa, itukan depan kios kami kan tidak mengganggu,” jawab korban.

“Pokoknya awas ya” kata suami boru Tampubolon  sambil pergi.

Begitu suami boru Tampubolon tiba di rumahnya, tidak lama boru Tampubolon  mendatangi korban lalu mencaci maki korban lalu menjambak rambut korban dan memcakar wajah korban hingga berdarah. Mendengar istrinya ribut, suami  boru Tampubolon langsung datang dan melerainya.

“Kios itu saya kontrak, untuk usaha jahitan pakaian. Mungkin melihat usaha saya laris, pelaku iri dan tidak terima kalau saya bakar sampah,”kata korban saat di Polsek Delitua Minggu (5/5/2019) sore.

Setelah puas menghajar, boru Tampubolon bersama suaminya langsung pulang ke rumahnya tanpa  meminta maaf kepada korban. Korban yang tidak terima dengan perlakuan boru Tampubolon kepada dirinya, terpaksa melaporkanya ke Polisi.

“Saya sudah mencoba memberi   waktu kepada boru Tampubolon supaya meminta maaf. Tapi saya tunggu – tunggu sampai saat ini boru Tampubolon juga tidak datang, terpaksalah saya melapor,” terang korban lagi.

Kapolsek Delitua Kompol Efianto saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan laporan korban. (Barus)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy