PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Merasa Dibatasi Berbicara, RDP Komisi D DPRD Sumut Memanas

0 182

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM, Medan – Rapat Dengar Pendapat antara Komisi D DPRD Sumut dengan Bapedda Provinsi Sumatera yang digelar di ruangan rapat Komisi D DPRD Sumut sempat memanas pada Rabu (4/12/2019) sekira pukul 10.55 Wib . Pasalnya, Wakil Ketua D DPRD Sumut Edi Susanto Ritonga mengingatkan Anggota Komisi D Yahdi Khoir Harahap untuk langsung menyampaikan pertanyaan ke pihak Bappeda Provsu.

Peristiwa itu berawal saat Anggota Komisi D Yahdi Khoir Harahap melakukan pendalaman atas usulan rekannya Ari Wibowo terkait Bappeda Sumut memberlakukan sistim aplikasi elektronik pokok pikiran (E-Pokir) dalam menyerap aspirasi anggota DPRD Sumut.

Baru saja Yahdi Khoir berbicara, Edi Susanto Ritonga yang memimpin rapat saat itu tanpa kehadiran Ketua dan Sekretaris Komisi D mengingatkan agar Yahdi langsung menyampaikan inti pertanyaan saja kepada pihak Bappeda Sumut.

- Advertisement -

“Pak Khoir intinya saja karena kitakan sampai jam 12.30,” ungkap Edi mengingatkan.

Mendengar itu, sontak Yahdi Khoir tersinggung. Ia merasa sering mendapatkan diskriminatif bila hendak bertanya dalam rapat.

“Saya tidak bicara kalau semua dibatasi Pak, inikan mau saya jelaskan. Saya sudah berapa kali begitu dibuat Pak. Saya mohon maaf ini. Kita sama punya hak disini, kan kita mau menjelaskan. Masa kita mau menyampaikan sesuatu langsung bertanya 1,2,3. Kalau tidak bisa ya sudah. Ini diskriminatif Pak, saya sering dibatasi seperti itu. Kalau kita menyampaikan sesuatu tanpa penjelasan bagaimana,” ujar Khoir.

“Saya tidak membatasi, ini kita membatasi waktu sampai jam 12.30,” ungkap Edi menegaskan kembali.

“Bapak izinkan saya bicara atau tidak, kalau bapak izinkan, Bapak (Edi) berhenti bicara. Bapak saja selalu memotong-motong orang bicara. Bapak diam saja, saya mau bicara,” kata Khoir dengan nada tinggi.

“Baik kita sepakati sampai pukul 13.00, setelah kita sepakati pukul 13.00, silahkan bapak, saya kasih waktu Pak,” terang Edi memutuskan setelah mendengar saran rekannya agar rapat ditutup pukul 13.00 Wib.

“Jadi habis jam 1 saya bisa dikasih bicara. Sudah saya berhenti bicara,” kesal Khoir tanpa melanjutkan pertanyaan kepada Bappeda.

Undangan dari jajaran Bappeda Sumut itu tampak terdiam dan ada yang terseyum melihat perdebatan keduanya.

Rapat akhirnya dilanjutkan hingga berakhir pukul 13.00 Wib. (Pnc-1)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy