PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Anggota DPRD Sumut Dedi Iskandar Minta Gubsu Fasilitasi Pemeriksaan Gratis Virus Corona

/Razia Penimbunan dan Menjaga Stabilitas Pangan

0 591

- Advertisement -

 

PATROLINEWS.COM, Medan – Ketidakpastian penanganan virus Corona (Covid 19) saat ini membuat kalangan masyarakat mulai panik hingga menimbulkan rasa curiga dan polemik rasa ketakutan. Untuk itu, pemerintah provinsi Sumatera Utara dapat mempersiapkan pemeriksaan Corona secara gratis.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Sumut Dedi Iskandar SE kepada wartawan, Selasa (17/3/2020) guna mengatasi ketakutan masyarakat terjangkiti virus Corona yang dapat berdampak baik ke kesehatan, sosial dan ekonomi.

- Advertisement -

“Contoh saja di salah satu tempat ada yang batuk dan demam karena kelelahan namun dianggap terkena virus Corona. Hal ini mengakibatkan gangguan psikis masyarakat yang berdampak kepada masalah kehidupan sehari hari semua, terganggu baik sosial, ekonomi, pendidikan dan lainnya,” pungkasnya.

Untuk itu, politisi PKS ini menyarankan agar pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan kabupaten/kota menyiapkan pemeriksaan dan sosialisasi Corona gratis untuk masyarakat.

“Tambahannya membentuk segera tim pencegahan covid 19 melalui pelatihan dan mensosialisaikan himbauan WHO dan Presiden RI tentang Covid 19 sampai ke tingkat dusun melalui perangkat pemerintahan sampai tingkat desa. Pemerintah bisa melibatkan organisasi masyarakat juga. Saya yakin di daerah sampai ke desa-desa masih minim pengetahuan tentang penanganan dan kurangnya tenaga medis, obat- obatan serta alat pemeriksaan lainnya untuk masalah Covid 19,” pungkasnya.

Selain itu, lanjut Dedi bahwa pemerintah juga harus melakukan razia penimbunan bahan pokok makanan dan menjaga stabilitas harga.

“Tindakan itu untuk menjaga stabilitas ekonomi hingga keamanan di masyarakat dapat tercipta. Saya harap masyarakat juga jangan panik dan melakukan kegiatan ilegal menimbun bahan pangan karena tindakan itu melanggar hukum,” imbuhnya.

Sesuai dari informasi dari WHO, Dedi mengatakan tidak ada obat khusus yang direkomendasikan untuk pencegahan atau pengobatan virus Corona. Namun, mereka yang terinfeksi harus menjalani perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati.

“Saat ini hanya lima rumah sakit yang layak menjadi rujukan, yakni RSUP H Adam Malik yang ditopang oleh RS Haji, RS USU, RS Bhayangkara dan RSUD Lubuk Pakam,” tutup Dedi. (Fernando)

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy