PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Polres Tapsel Limpahkan Kasus Sodomi Anak Dibawah Umur ke JPU

0 186

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

 

PATROLINEWS.COM, Tapsel – Polres Tapsel limpahkan berkas kasus sodomi bocah berusia 3,5 tahun alias Mawar dengan tersangka AI (52) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tapsel.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP. Ismawansa,SIK melalui Kanit PPA Iptu.Heppy,SIK saat dikonfirmasi kru Patrolinews.com, Senin (15/10/2018) di Mapolres Tapsel Jalan SM.Raja Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

- Advertisement -

“Kasus perkara sodomi bocah tetap bergulir dan kini sudah tahap pelimpahan berkas. Kita menunggu pemeriksaan dari Jaksa apakah ada nantinya kekurangan dalam berkas tersebut, mudah-mudahan secepatnya bisa P21 agar cepat disidangkan,” jelas Alumni Akpol 2013 asal Surabaya ini.

Kanit PPA  Iptu.Heppy,SIK juga menjelaskan bahwa tersangka AI ini langsung dilakukan penahanan sesuai hasil visum yang sudah ada dan dijebloskan ke RTP Mapolres Tapsel.

“Dan jika nantinya berkasnya dinyatakan telah lengkap tersangka akan kita giring ke JPU,” jelas Heppy.

Namun, lanjutnya, jika kemungkinan kurangnya keterangan saksi yang belum diperiksa akan segera ditindak lanjuti bila itu yang dijadikan JPU sebagai alasan kekurangan berkas.

“Kita sudah layangkan surat pemanggilan saksi melalui Kepala Desa Muara Tais I,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, bocah perempuan berusia 3,5 tahun sebut saja namanya Mawar penduduk Muara Tais I Kecamatan Angkola Muara Tais Kabupaten Tapsel disodomi oleh seorang ayah berinisial AI (52) penduduk yang sama dengan korban.

Terungkapnya kasus ini, ketika korban melaporka kepada orang tuanya. Mendengar peristiwa itu, sontak orangtua korban bergegas menuju Mapolres Tapsel untuk melapor.

Usai melakukan visum, pihak Polres Tapsel langsung memanggil dan memeriksa tersangka.

“Tersangka dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak no.35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tegas Kanit PPA Iptu.Heppy, SIK. (Saragih)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy