PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Peduli Korban Gempa Lombok, Oi Indramayu Berangkatkan Relawan Trauma Healing

0 25

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM, Indramayu – Bencana alam gempa bumi dengan kekuatan 7,0 Skala Richter yang terjadi pada tanggal 5 Agustus 2018 lalu yang menimpa Lombok (NTB) yang tidak hanya menewaskan lebih dari 500 jiwa tetapi melululantahkan bangunan-bangunan sehingga korban luka-luka jauh lebih banyak. Peristiwa itu membuat organisasi masyarakat (Ormas) Oi Indramayu melaksanakan aksi penggalangan dana untuk membantu pemulihan dan menerjunkan relawan.

“Ormas Oi Indramayu dengan rekan-rekan dari komunitas bergabung untuk melaksanakan aksi penggalangan dana untuk Lombok. Selama 3 (Tiga) hari yang dimulai pada hari Jumat, sabtu dan Minggu pada tanggal 10 sampai dengan 12 Agustus 2018 lalu. Selama tiga hari terkumpul uang senilai Rp.13.605.700 (Tiga belas juta enam ratus lima ribu tujuh ratus rupiah). Dan, ada tambahan donasi uang senilai Rp.4.298.800 (Empat juta dua ratus sembilan puluh delapan ribu delapan ratus rupiah). Jadi, donasi yang terkumpul uang senilai Rp.17.903.500 (Tujuh belas juta sembilan ratus tiga ribu lima ratus rupiah). Uang tersebut digunakan untuk diberikan kepada korban bencana alam gempa bumi di Lombok,” ungkap Ketua Badan Pengurus Kabupaten (BPK) ormas Oi Indramayu, Ali Sa’id SPdi kepada awak media ini, Senin (10/9/2018).

Sejumlah 3 (Tiga) relawan, lanjut Sa’id, yang berangkat ke lombok yakni Adi, Sugiyanto, dan Samsudin SE. Ketiga relawan dengan tugas yang berbeda dan berabgkatnya pun berbeda waktu. “Relawan yang pertama di berangkatkan, Adi berusia 33 tahun asal Desa Cempeh RT 08 RW 003 Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat. Dengan surat tugas ST-01/BPK-Indramayu/Oi/VIII/2018. Adi bertugas menyalurkan logistik bersama relawan Rinjani dan Komunitas Pendaki Se-Indonesia. Dia diberangkatkan sejak tanggal 15 Agustus 2018 lalu, berangkat dengan jalur darat dan laut,” paparnya.

- Advertisement -

Masih dikatakan Sa’id, Relawan yang kedua bernama lengkap Sugiyanto berusia 27 tahun asal dari Desa Eretan Kulon RT 04 RW 003 Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat. Sugiyanto mengantongi surat tugas ST-02/BPK-Indramayu/Oi/VIII/2018. Dengan tugas membantu pemulihan pembangunan yang rusak akibat gempa. Sugiyanto diberangkatkan dari Indramayu menggunakan jalur udara, berangkat sejak hari Rabu (29/8/2018) lalu. Disana Sugiyanto bersama Oi Jawa Tengah. “Adi dan Sugiyanto berada di Lombok sampai adanya keputusan dapat diperbolehkan untuk dipulangkan ke Indramayu,” katanya.

Relawan yang ketiga, sambung Sa’id, bernama lengkap samsudin SE (47) asal Desa Karanganyar RT 003 RW 001 Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat. Dia (Samsudin, red) akan diberangkatkan dari Indramayu pada hari Kamis (13/9/2018) besok pukul 05.45 WIB. Dengan surat tugas ST-03/BPK-Indramayu/Oi/IX/2018. Dengan tugas trauma healing kepada anak-anak korba gempa. “Pak Samsudin di Lombok selama kurang lebih minimal 2 (Dua) Minggu dan akan diperpanjang selama Pak Samsudin masih dibutuhkan oleh Masyarakat Lombok. Dia (Samsudin, red) berangkat menggunakan transportasi pesawat terbang, tiket pesawat sudah di pesan, menggunakan pesawat Citilink,” jelasnya.

Pada kesempatan ini pun, Sa’id mengungkapkan rasa terimakasih yang ditujukan kepada para donatur yang tersebar dijalanan maupun melalui rekening. Sa’id mengungkapkan rasa salut kepada rekan-rekan Oi se-Indramayu dan kepada rekan-rekan komunitas yang tergabung saat pelaksanaan galan dana untuk korban gempa Lombok. “Teruslah pelihara nurani untuk kemanusiaan,” pungkasnya. (Baebudin)

- Advertisement -

- Advertisement -

Comments
Loading...