PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

Ketua TP Posyandu Asahan Tinjau Posyandu Manggis, Dorong Tracing TBC Terintegrasi CKG

0 1

PATROLINEWS.COM, Asahan – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, meninjau pelayanan Posyandu Manggis di Desa Air Teluk Kiri, Kecamatan Teluk Dalam, sekaligus menyaksikan pelaksanaan tracing Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kabupaten Asahan, Senin (24/08/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat pembinaan Posyandu sekaligus meningkatkan upaya deteksi dini TBC di tengah masyarakat. Dalam kesempatan itu, Ny. Yusnila juga meninjau berbagai pelayanan yang dilaksanakan di Posyandu Manggis serta menyaksikan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak TBC dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Asahan.

Bantuan secara simbolis diserahkan kepada lima orang mustahik. Masing-masing penerima memperoleh beras 5 kilogram, telur 1 papan, gula merah 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, kacang hijau 2 kilogram, susu Bear Brand 1 kaleng, susu Ultra Full Cream 2 kotak, teh 1 kotak, serta uang tunai.

Selain bantuan dari Baznas, para penerima juga mendapatkan suplemen dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan. Dalam kegiatan tersebut turut dilakukan penyerahan rompi kepada kader Posyandu.

Camat Teluk Dalam, Zulpahmi, S.STP., M.SP., menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan beserta rombongan. Ia berharap kehadiran Ketua TP Posyandu dapat menjadi motivasi bagi Kecamatan Teluk Dalam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu, terlebih dalam menghadapi perlombaan Posyandu tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Menurutnya, jajaran Kecamatan Teluk Dalam terus berupaya meningkatkan pelayanan dan penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) agar semakin optimal. Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya penerima bantuan TBC.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, mengatakan kegiatan Posyandu yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan memiliki peran penting dalam memantau dan mendeteksi berbagai kondisi kesehatan masyarakat sejak dini.

Menurutnya, melalui Posyandu, perkembangan kesehatan masyarakat dapat dipantau secara berkala. Balita, lansia maupun kelompok masyarakat lainnya dapat memperoleh pemantauan kesehatan secara rutin sehingga apabila terdapat gejala atau risiko penyakit dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti.

Ia menjelaskan, transformasi Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang dalam mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Posyandu Manggis Desa Air Teluk Kiri, kata Ny. Yusnila, merupakan salah satu Posyandu yang telah mengimplementasikan konsep Posyandu 6 SPM.

“Kita berharap transformasi Posyandu ini dapat semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya Posyandu 6 SPM, berbagai kebutuhan dasar masyarakat dapat lebih mudah dipantau dan ditindaklanjuti secara terpadu,” ujar Ny. Yusnila Indriati Taufik.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyuluhan TBC yang disampaikan Dokter Spesialis Paru, dr. Dinia Tina. Ia menjelaskan bahwa Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang paling sering menyerang paru-paru, namun juga dapat menyerang organ tubuh lainnya.

Tracing TBC dilakukan untuk menemukan masyarakat yang terinfeksi TBC, termasuk mereka yang belum menunjukkan gejala. Pemeriksaan juga penting dilakukan terhadap masyarakat yang memiliki faktor risiko maupun kontak erat dengan penderita TBC.

“Melalui kegiatan ini kita mencari masyarakat yang terkena TBC, termasuk yang tidak memiliki gejala. Jika ditemukan indikasi, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kesehatan dan foto rontgen,” jelas dr. Dinia Tina.

Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai adanya TBC yang resisten atau kebal terhadap obat. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemeriksaan sejak dini.

“Mari kita lebih waspada dan melakukan pemeriksaan sejak dini. Dengan menemukan dan mengobati TBC lebih awal, kita bersama-sama dapat memutus mata rantai penularannya,” ujarnya.

Usai kegiatan di Posyandu Manggis, rombongan Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan melanjutkan peninjauan terhadap calon penerima bantuan bedah rumah di Desa Air Teluk Kiri, Kecamatan Teluk Dalam. Program bantuan tersebut direncanakan bersumber dari APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan turut dihadiri pengurus TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua TP Posyandu Kecamatan Teluk Dalam, Camat Teluk Dalam, pengurus Posyandu Desa Air Teluk Kiri, OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, Ketua Baznas Kabupaten Asahan, tenaga kesehatan, kader Posyandu serta tamu undangan lainnya.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan peran Posyandu dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Kegiatan juga memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Asahan, Posyandu, Dinas Kesehatan, Baznas, pemerintah kecamatan dan desa, kader Posyandu serta pihak terkait lainnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Pnc-1)

 

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More

Privacy & Cookies Policy