PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Jelang Pecoblosan, Foto Kapolda Sumut Angkat Jempol & Telunjuk Jadi Persoalan

0 805

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM, Medan – Suasana jelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 tampak semakin memanas. Hingga, foto orang nomor satu di Kepolisian Daerah Sumatera, Irjen Paulus Waterpauw sampai diplintir seakan-akan berpihak ke pasangan calon gubernur bernomor urut 2 (dua) yaitu Djarot Saiful Hidayat – Sihar P. Sitorus.

Menanggapi peristiwa itu, Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK saat dikonfirmasi wartawan, Senin (25/6/2018) menjelaskan bahwa Kapolda Sumut dipastikan menjunjung tinggi netralitas dalam Pilkada Serentak 2018 di Sumut.

“Foto tersebut tidak ada tendensi politik dan hanya diplintir di medsos seakan akan ada hubungannya dengan Pilgub Sumut. Kami (Polri-red) Polda Sumut netral dalam pilkada 2018,”ujar Kabid Humas AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK menyampaikan penegasan Kapolda Sumut.

- Advertisement -

Lanjut Tatan, bahwa Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw memang kerap terlihat berfoto dengan pose tangan sambil membentuk angka 7 seperti foto saat Kapolda Sumut mengunjungi Tugu Latsitarda Taruna Akabri 1987 di Tapsel yang dibangun oleh Angkatan AKABRI 1987 yang merupakan angkatan Kapolda Sumut ketika menempuh pendidikan di Akabri Kepolisian saat itu.

“Itu bisa dilihat juga dalam video youtube terkait pelaksanaan reuni akbar Keluarga Besar AKABRI Laju 87. Para alumni AKABRI 1987 tersebut tampak tangannya membentuk angka 7 saat berpose didepan kamera saat pelaksanaan reuni tersebut,” jelas Tatan membuktikan.

Tercatat, sudah dua kali Kapolda Sumut berkunjung ke Tugu yang dibangun oleh angkatan Kapolda Sumut yang saat itu menjadi lokasi kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) yaitu pada bulan Desember 2017 dan Maret 2018.

Dalam pose pose fotonya, Kapolda Sumut dan rombongan berfoto dengan pose tangan membentuk angka 7. Gaya berfoto tersebut juga kadang dilakukan Kapolda Sumut saat berfoto di lain kesempatan acara.

“Kapolda memang sering berfoto dengan pose foto tersebut, sebagai bentuk kebanggaannya terhadap angkatan AKABRI 1987 yang juga merupakan seangkatan Bapak Kapolri Jenderal Tito,” ujar Kabid Humas.

Terpisah, Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Paulus Waterpauw menegaskan Polda Sumut netral pada Pilkada 2018. “Tidak ada satupun anggota yang berpihak terhadap salah satu pasangan calon,” tegasnya.

Paulus mengungkapkan, terkait beredarnya foto dirinya dengan salah satu anak kader politik pasangan calon nomor urut 2, tidak ada hubungannya sama sekali dengan Pilgubsu. Pasalnya, foto dirinya membentuk jari seperti angka 7 bukan angka 2 itu, merupakan lambang “Laju” singkatan dari lapan tujuh (87).

“Saya membentuk jari angka 7 bukan angka 2 di foto itu. Angka 7 adalah ‘Laju’ singkatan dari 87. Artinya adalah saya alumni angkatan 87 di AKABRI dan lambang itu memang kami gunakan oleh sesama angkatan. Jadi itu bukan angka dua melainkan simbol 7,” jelasnya.

Paulus menambahkan, kalau foto yang beredar di akun Instagram @gerindrasumut itu, saat menyambut kedatangan mantan Presiden RI, tidak ada hubungannya dengan mendukung salah satu paslon.

“Nah, saat itu ada seorang wanita kalau gak salah anaknya Pak Japorman, meminta foto bareng dengan saya di bandara. Telunjuk tangan saya lambang angka 7, wanita itu salam 2 jari dan viral setelah dipublikasi di medsos,” tutur Kapolda.

“Namun, kembali saya tegaskan kalau foto ini tidak ada hubungannya dengan Pilgubsu. Kami (Polri-red) Poldasu netral dalam pilkada 2018,” pungkas Jenderal bintang dua ini.

Sebelumnya, tuduhan tersebut berasal dari sebuah foto yang diupload oleh Meryl Saragih saat berfoto bersama Kapolda Sumut. Tampak pada foto tersebut Meryl Saragih, yang diketahui merupakan merupakan anak Ketua DPD PDI-P Sumut Japorman Saragih, berpose dengan membentuk huruf V pada jarinya melambangkan paslon dua.

Sementara Kapolda Sumut saat berfoto dengan Meryl tersebut, berpose dengan membentuk angka 7, dengan menggunakan jempol dan jari telunjuk.

Foto itu dipajang Meryl dalam akun Instagramnya melalui Instastory miliknya. Dia kemudian menulis caption ‘Kawal Pilkada’ sambil menaruh emoticon salam dua jari. (Nando)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy