PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Bacalon Bupati/Wakil Bupati Madina H.Burhanuddin Siregar Rindu Bangun Kampung Halaman

0 210

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM, Medan – Sejak tahun 2006, dirinya sudah memiliki kerinduan untuk mencalon sebagai Kepala daerah di Kabupaten Madina.

Pada mulanya sudah mencoba utk memasuki salah satu partai politik di tahun 2009 dalam rangka ingin memperkenalkan diri ke dunia Politik ternyata pada saat itu belum ada rezeki.

Tahun 2014, kembali Ia mencalonkan diri dari partai yang diidolakannya selama ini yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan mengikuti Pemilihan Legislatif Provinsi Sumatera Utara 2014-2019 yang diberi nomor urut terakhir yaitu nomor urut 10 (sepuluh).

- Advertisement -

Kendati nomor urut terakhir, 1 (satu) kursi untuk PKS dari Dapil Sumut 7 yang meliputi Madina, Tapsel, Padangsidimpuan, Palas dan Paluta berhasil diraihnya.

Ia adalah Burhanuddin Siregar, SE, putra asli Tarlola, Kabupaten Madina yang lahir pada 27 November 1963.

Seiring waktu, kesempatan sebagai anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 membuat dirinya semakin matang di dunia politik.

Tak hanya itu saja, Burhanuddin juga memiliki pengalaman dalam tugas sebagai penyelenggaraan negara, yaitu sebagai Ketua Fraksi PKS dan sebagai pengawasan dan proses pengelolaan anggaran.

Akhirnya Ia menyadari ternyata bila dirinya langsung menjabat sebagai Bupati/wakil Bupati maka pengalamannya belumlah cukup.

Sukses sebagai pengusaha dan anggota DPRD Sumut membuat dirinya semakin percaya diri untuk mencalon sebagai Bupati/Wakil Bupati Madina untuk periode 2019-2024.

“Tinggal menunggu arahan partai saja, apakah kita sebagai calon Bupati atau wakil Bupati,” ungkap Burhannudin saat diwawancai awak media ini, Selasa (12/11/2019).

Putra asli Madina yang lahir di Desa Tarlola Kec.Batang Natal ini menjelaskan, alasan dirinya mencalon sebagai Bupati/Wakil Bupati untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Madina.

Selama sebagai anggota DPRD Sumut, Burhanuddin melihat Kabupaten Madina seperti dianaktirikan oleh pemerintah provinsi Sumatera Utara.

Dimana anggaran untuk pembangunan di Madina tampak masih minim diberikan pemerintah provinsi.

“Karena minimnya pembangunan di Tabagsel, kita anggota DPRD Sumut Dapil Sumut 7 kemarin pernah menginisiasi sebagai ketua panja untuk pemekaran Sumatera Tenggara menjadi provinsi,” katanya.

Burhanuddin menilai, kekayaan alam Kabupaten Madina dan bantuan dari pemerintah pusat seharusnya dapat mensejahterakan masyarakat.

Namun, kesejahteraan itu tampak masih jauh dari harapan masyarakat Madina.

Burhanuddin berharap, masyarakat mendukung pencalonannya sebagai Bupati /Wakil Bupati Madina periode 2019-2024 demi mencapai kesejahteraan bagi kampung halamannya tersebut.

“Mohon doa dan dukungannya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Madina. (Pnc-1)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy