PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Walikota Tanda Tangani Nota Kesepahaman Indonesia Layak Anak

0 40

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

PATROLINES.COM,Medan-Guna mewujudkan Indonesia Layak Anak, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH bersama seluruh Bupati / Wali Kota di Sumut dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menandatangani Nota Kesepahaman Untuk Bersinergi Dalam Mewujudkan Indonesia Layak Anak di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kamis (8/8/2019). Selain melindungi anak dari kekerasan di dalam keluarga, penandatanganan ini juga dilakukan dalam rangka mewujudkan hak-hak anak.

Penandatanganan ini disaksikan Deputi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bidang Tumbuh Kembang Anak Lenni N Rosalin, SE, Sekda Provinsi Sumut Sabrina. Dengan penandatanganan Nota Kesepahaman ini, diharapkan mampu memastikan semua anak yang memerlukan perlindungan khusus mendapatkan layanan mulai dari layanan pengaduan, kesehatan, rehabilitasi sosial, bantuan hukum sampai pada layanan reintegrasi serta mencegah kekerasan terhadap anak.

Gubsu mengatakan betapa pentingnya menjaga perlindungan anak. Sebab, akibat orang tua yang tidak bertanggung jawab kepada anaknya, anak tidak dapat mendapatkan haknya. “Jangan jadi orang tua kaleng-kaleng. Jadilah orang tua yang benar, artinya benar dan memahami betul bagaimana melindungi anak dengan baik,” kata Gubsu.

- Advertisement -

Selain itu ungkap Gubsu lagi, masih ada orang tua yang memukul anaknya karena hal sepele. Dikatakannya, dirinya pernah melihat ada anak-anak yang berlari-lari kemudian dipanggil orang tuanya. “Setelah anak itu datang, ternyata orang tua tersebut memarahi sang anak dan memukulnya. Tindakan seperti inilah yang tidak boleh dilakukan orang tua,” paparnya.

Usai menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut, Wali Kota sangat mengapresiasi serta mendukung penuh upaya mewujudkan Indonesia Layak Anak. Dengan penandatanganan yang dilakukan, Wali Kota berharap kekerasan yang terjadi pada anak berkurang. Di samping itu juga para orang tua tidak ada lagi yang melakukan kekerasan kepada anak.(Pnc-1)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy