PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Wagubsu Tutup Porprovsu 2019

Medan Juara Umum

0 40

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM,Medan-Untuk kesekiankalinya Kontingen Kota Medan tampil sebagai juara umum Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) tahun 2019 yang berakhir, Sabtu (29/6/2019).

Dari 14 cabang olahraga yang dipertandingkan, Medan total mengumpulkan 67 medali emas, 51 perak, 50 perunggu. Medan juga sukses kembali membawa pulang piala bergilir untuk kesekian kalinya.

Hasil ini juga lebih baik dari torehan medali Medan pada Porprovsu 2014, yang kala itu juga tampil sebagai juara umum dengan 66 emas, 34 perak, 37 perunggu. Tujuh dari 14 cabor yang dipertandingkan, Medan sukses tampil sebagai juara umum.

- Advertisement -

Seperti cabang olahraga drum band, Medan juara umum dengan 5 medali emas, 1 perak, 1 perunggu. Kemudian Cabor biliar Medan kembali berjaya dengan 10 emas, 9 perak, 10 perunggu. Begitu juga di cabor angkat besi, berat, dan binaraga Medan mendominasi dengan 11 emas, 3 perak, 1 perunggu.

Selanjutnya di arena ring Tinju Medan kembali tampil sebagai juara umum dengan 4 emas, 3 perak, 2 perunggu. Bulutangkis Medan kembali perkasa dengan 5 emas, 5 perak, 2 perunggu. Begitu juga di cabor tarung, tim karate Medan juara umum usai menorehkan 10 emas, 11 perak, 6 perunggu. Serta cabor taekwondo Medan menyabet 7 keping medali emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Tim Voli putri Medan juga sukses menyumbangkan medali emas usai di final kalahkan Kabupaten Asahan.

Porprovsu tahun 2019 resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, di Arena Astaka Pemprovsu Jalan pancing Medan, Sabtu (29/6) pagi. Musa Rajekshah menilai secara keseluruhan pelaksanaan Porprovsu berjalan sukses dan lancar.

Menurut pria yang akrab disapa Ijeck ini, Porprovsu yang merupakan ajang pemanasan menuju Pra kualifikasi Pekan Olahraga nasional (PON) 2019, diharapkan para atlet bisa meningkatkan prestasi lebih baik.

Maka, Ijeck berharap Porprovsu bukan menjadi event tahunan saja, namun juga bisa melahirkan generasi atlet potensial.

Meski di satu sisi, Ijeck menyadari bahwa saat ini masih banyak venue cabor di Sumut belum sesuai dengan standart internasional. Menurut pria yang juga ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sumut ini, keberadaan venue bertaraf internasional sangat diperlukan atlet.

Selain mengangkat motivasi maupun memacu atlet lebih giat berlatih, kehadiran venue bertaraf internasional sangat dibutuhkan Sumut sebagai persiapan menuju PON 2024 bersama Provinsi Aceh.(Hls)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy