PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Video Penggeledahan Dody Beredar, Penangkapan Dody Disebut Bernuasa Politis

0 217

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM, Medan – Video singkat proses penggeledahan rumah Direktur PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) Musa Idi Shah alias Dody beredar luas di media sosial. Apalagi, video berdurasi 17 detik itu menjadi viral usai salah seorang bersuara khas wanita diduga kerabat Dody, menuding penangkapan itu bernuasa politis.

Dalam rekaman itu suara seseorang wanita menuding polisi sengaja menjadikan Dodi sebagai tersangka alih fungsi ratusan hektar hutan menjadi perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Langkat karena keluarga besar mereka tidak bersedia mendukung pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

“Saya viralkan ini pak pasti, alasannya apa kemari, alasannya apa, gak jelas ya? Iya, kami diwajibkan pilih 01 kami gak mau, inilah makanya kalian datangkan, penghianat,” ungkap suara wanita dalam video itu.

- Advertisement -

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja saat dimintai tanggapannya terkait tudingan yng dilontarkan dalm video tersebut mengatakan bahwa Polri selalu netral yang bekerja secara independen dan profesional.

“Jadi kami sampaikan bahwa Polri dalam hal ini sebagai penegak hukum kita netral,”sebut Tatan dalam keterangan persnya, Jumat (31/1/2019) malam.

Lanjut Tatan, video itu sudah mencoreng institusi Polri. “Kita lihat secara verbal ini sudah menuduh institusi Polri secara keseluruhan,” ungkap Tatan.

Bahkan polisi lanjut Tatan akan mengambil langkah tegas terhadap pembuat video yang diduga bagian dari keluarga Dodi.

“Polda Sumatera Utara akan mengambil sikap. Malam ini juga akan dilakukan rapat berkaitan dengan video tersebut. Polisi akan mengambil langkah-langkah berkaitan dengan statement tersebut. Yang pasti kita akan lakukan pemeriksaan,” tegas Tatan.

Namun memang lanjut Tatan sejauh ini, pihaknya belum mengetahui pelaku pembuat video itu.

“Yang pasti kita punya saksi, ya anggota kita termasuk mungkin ada beberapa kawan-kawan pers yang diobjek pada saat kegiatan penggeledahan,” tukasnya. (Jar)

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...