PATROLINEWS.COM, Asahan – Pemkab Asahan Peringati Tahun Baru Islam 1448 H dengan menggelar kegiatan keagamaan di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran, Senin (29/6/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan yang dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), tokoh agama, serta masyarakat ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, memperkuat persatuan, dan melakukan introspeksi diri dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Peringatan Tahun Baru Islam tersebut diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Asahan sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah dan kehidupan bermasyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan, Kepala Kejaksaan Negeri Asahan, Kapolres Asahan, Komandan Kodim 0208/Asahan, Komandan Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan, Al-Ustadz H. Abdul Latif Khan, para Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, para Camat se-Kabupaten Asahan, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, serta jemaah pengajian.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Bupati Asahan, ceramah agama yang disampaikan Al-Ustadz H. Abdul Latif Khan, dan ditutup dengan doa bersama.
Peringati Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Muhasabah
Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam 1448 H kepada seluruh masyarakat Kabupaten Asahan.
Ia berharap momentum pergantian tahun Hijriah membawa keberkahan serta menjadi awal yang baik dalam mewujudkan harapan bersama untuk kemajuan daerah.
“Semoga di Tahun Baru Islam ini Allah SWT memberikan rahmat dan berkah-Nya kepada kita semua, sehingga kita dapat mewujudkan apa yang kita harapkan. Kita harus terus meningkatkan keimanan kepada Allah SWT,” ujar Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh jemaah dan masyarakat Kabupaten Asahan menjadikan Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri atau muhasabah terhadap amal ibadah yang telah dilakukan selama ini.
“Mari kita mengoreksi diri kita, sejauh mana amal ibadah kita kepada Allah SWT. Semoga di tahun ini, kita semua dapat meningkatkan kualitas amal ibadah kita,” katanya.
Read More
Selain mengajak masyarakat meningkatkan kualitas ibadah, Bupati berharap Kabupaten Asahan senantiasa berada dalam kondisi aman, damai, dan sejahtera.
Menurutnya, semangat Tahun Baru Islam harus menjadi penguat persatuan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.
Ia berharap Kabupaten Asahan dapat tumbuh menjadi Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yaitu negeri yang baik, subur, makmur, serta memperoleh ampunan dari Allah SWT. Selain itu, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat diharapkan tetap terjaga melalui semangat persatuan dan kesatuan.
Ceramah Ajak Tingkatkan Kesabaran dan Husnuzan
Pada kesempatan tersebut, Al-Ustadz H. Abdul Latif Khan menyampaikan tausiah yang mengajak seluruh jemaah memperbanyak kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Ia juga mengingatkan pentingnya memiliki sikap husnuzan atau berprasangka baik kepada Allah SWT dalam setiap keadaan.
Menurutnya, keyakinan kepada Allah SWT akan menghadirkan ketenangan, perlindungan, serta petunjuk dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Yakinlah senantiasa kepada Allah SWT. Karena apabila kita yakin Allah bersama kita, maka Allah akan selalu menyertai, melindungi, serta memberikan petunjuk-Nya kepada kita dalam setiap langkah,” tutur Al-Ustadz H. Abdul Latif Khan.
Pesan tersebut mendapat perhatian para jemaah yang mengikuti kegiatan dengan khidmat sejak awal hingga akhir acara.
Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 H ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap semangat hijrah dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan keimanan, ketakwaan, kepedulian sosial, serta kebersamaan dalam membangun daerah yang religius, aman, dan sejahtera.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, damai, dan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. (Pnc-1)