PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Miris !! Janda Miskin Warga Kelurahan Gedung Johor Mengeluh Tanpa Rastra Selama 13 Tahun

Penyaluran Program Subsidi Rastra tak Tepat Sasaran

0 1.216

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM, Medan – Warga miskin di Lingkungan VII Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kotamadya Medan mengeluh dengan perlakuan Kepala Lingkungan (Kepling) VII Edi Budiono. Pasalnya, banyak warga miskin dilingkungan tersebut tidak mendapat Program Subsidi Beras Sejahtera (Rastra).

Menurut pengakuan salah seorang warga, Her (39) kepada awak Patrolinews.com, Minggu (16/12/18) sekira pukul 14.30 Wib mengatakan bahwa Keplingnya dinilai tidak tepat sasaran dalam penyaluran Program Subsidi Beras Sejahtera (Rastra).

“Itu mas salah satu contoh kinerja Kepling yang tidak tepat sasaran. Nenek (SR,red) itu sudah lebih 20 tahun menjanda, dulu sebelum Kepling yang lama diganti, nenek itu yang selalu didahulukan oleh Kepling yang lama,” jelasnya sambil menunjuk ke sebuah rumah yang tampak kumuh.

- Advertisement -

Lanjut Her lagi, sejak pergantian kepling lama ke baru yang kini sudah menjabat selama 13 tahun tak kunjung memberikan perhatian ke nenek SR hingga kini.

“Tapi setelah pergantian Kepling karna Kepling yang lama PNS dan gak bisa rangkap jabatan makanya diganti dengan yang sekarang, eeeh bukannya makin bagus malah ke balik 180`derajat. Coba mas bayangkan, 13 tahun menjabat Kepala Lingkungan disini, sekalipun nenek itu gak pernah kebagian beras rastra,” tambahnya lagi.

Senada, Suh (55) warga Lingkungan VII juga mengeluhkan kinerja Keplingnya yang dinilai selalu memilah dan memilih untuk mengurusi warganya.

“Kalau aku pribadi ya mas, udah males kali nengok mukanya, aduuuh yang layas kali ama kami yang disini. Kalau ada masalah seperti misalnya warga dibelakang rumahnya kebanjiran mana mau dia nengok, tapi pada waktu itu orang komplek kebanjiran yang cepat kali ditengoknya,” keluh Suh.

Suh menilai Edi Budiono merupakan ‘kepling seumur hidup’ yang tak bisa digantikan walau berkinerja buruk. Ia berharap Wali Kota Medan segera mengevaluasi kinerja Suh yang banyak dikeluhkan warga Lingkungan VII Kelurahan Gedung Johor.

Sementara, Nenek SR (62) saat disambangi awak media ini membenarkan dirinya sudah janda dan kini tinggal hanya berdua dengan cucunya yang masih kelas 2 SD.

SR mengakui tidak pernah sekalipun menerima bantuan dalam bentuk apapun baik bantuan Rastra ataupun bantuan sosial yang lain.

“Sejak ganti Kepling, gak pernah lagi ibu dapat rastra, apalagi bantuan bantuan yang lain, gak pernahlah pokoknya,” ungkap SR menjelaskan.

“Sudah berapa tahun dia menjabat sebagai kepling ya selama itulah ibu gak pernah dapat bantuan apa apa lagi dari pemerintah,” tambahnya lagi.

Pantauan awak media ini, lokasi rumah Kepala Lingkungan VII tersebut tepat berada di atas rumah SR. Mirisnya lagi, saluran pembuangan air limbah rumah tangga Kepling inipun menumpang dan lewat didalam rumah janda ini.

Terpisah, Kepling VII Edi Budiono saat dikonfirmasi Patrolinews.com membenarkan terkait jabatan kepling seumur hidup yang diembannya.

“Kurang lebih 13 tahun,” jawabnya.

Namun, saat ditanya mengapa Edi Budiono selama 13 tahun menjabat tidak pernah memperhatikan janda miskin dibelakang rumahnya dan tidak pernah menyalurkan Rastra, Edi malah terdiam dan tampak kebingungan.

“Kalau masalah Rastra itu sudah ada kuotanya, dan saya tidak bisa berbuat apa-apa karena itu memang sudah dari sana datanya,” jawabnya berkilah setelah beberapa lama.

Saat dijelaskan sesuai aturannya, bahwa pihak kelurahan menerima data seluruh penerima bantuan atas rekomendasi kepling setempat, Edi Budiono langsung menelepon Sekretaris Kelurahan.

“Ya sudahlah, tolong kirimkan saja Kartu Keluarga ibu itu, dan selanjutnya sama-sama kita pantau,” katanya. (Bambang)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy