PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Kadis P2KBP3A Asahan Usulkan 6 Kampung KB Desa Sangat Tertinggal Untuk Tahun 2018

0 71

- Advertisement -

Seketaris Dinas P2KBP3A, Muhili Lubis, Darma Ginting.

PATROLINEWS.COM, Asahan-Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (P2KBP3A) untuk tahun 2018, mengajukan usulan 6 Kampung KB desa sangat tertinggal, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat melalui program KKBPK (Kependudukkan Keluarga Berencana & Pembangunan Keluarga) yang terintegrasi dengan sektor pembangunan, ungkap Kepala Dinas P2KBP3A, Muhili Lubis melalui Seketaris, Darma Ginting, Kamis (26/4/2018)

Menurut Darma, saat ini pihaknya telah memiliki 27 Kampung KB dan tahun ini akan bertambah 6 Kampung KB. Adapun sasaran langsung Kampung KB adalah keluarga, pasangan usia subur, masyarakat, balita, remaja dan lansia.

- Advertisement -

Kabupaten Asahan telah memiliki 1 Kampung Keluarga Berencana Pencanangan Percontohan,1 Kampung KB Binaan JHU (Johns Hopkins University) dan 25 Kampung KB yang tersebar di 25 Kecamatan,”jelasnya.

“2018 ini, kita akan usulkan kembali 6 Kampung KB desa sangat tertinggal,”ujarnya.

Diketahui, 6 Kampung KB desa sangat tertinggal yang akan diusulkan pada tahun 2018 ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, yaitu, Desa Gajah Sakti yang berada di Kecamatan Bandar Pulau, Desa Tomuan Holbung Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Desa Sidomulyo Kecamatan Tinggi Raja, Desa Karya Ambalutu Kecamatan Buntu Pane, Desa Sei Dua Hulu Kecamatan Simpang Empat dan Desa Sei Tempurung Kecamatan Sei Kepayang Timur.

Darma menambahkan agar untuk tercapai program pembangunan Kampung KB maka penyuluh KKBPK (PKB dan PLKB) dapat bertugas secara maksimal pada penyuluhan di masyarakat walupun tenaga penyuluhan masih minim

“Ada 19 orang tenaga penyuluh PKB dan PLKB yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat di 204 desa/kelurahan. Idealnya berdasarkan standart pelayanan minimal (SPM) 1 orang tenaga penyuluh PKB & PLKB memberikan pelayanan untuk 2 desa saja, namun 8 (delapan) fungsi keluarga bisa tercapai guna mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Asahan, “katanya.

Darma juga berharap, agar terwujud percepatan pembangunan, kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Kampung KB, berada di desa sangat tertinggal itu.

“Maka peran aktif dan andil lintas sektoral yaitu OPD, Camat dan para Kepala Desa agar dapat membantu dan mewujudkan program pembangunan di Kampung KB dengan memberikan konstribusi pembangunan,”pungkasnya. (Fatah)

- Advertisement -

- Advertisement -

Comments
Loading...