PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

- Advertisement -

Jalan Tanah Jawa – Pematang Siantar Kembali Putus

0 16

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

PATROLINEWS.COM, Simalungun-Akses penghubung Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun – Pematang Siantar kembali putus akibat diterjang banjir yang disebabkan curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini.

Putusnya jembatan sementara yang baru saja selesai dibangun ini disebabkan bendungan di areal perkebunan PTPN IV Unit Kebun Marihat yang menampung curah hujan jebol karena tidak lagi mampu menahan debit air yang terlalu besar sehingga jika hujan turun arus air dari areal perkebunan PTPN IV langsung turun seperti terjangan air bah yang menghanyutkan apa saja disekitarnya termasuk jembatan sementarabyang baru saja selesai dibangun.

Putusnya jembatan tersebut mengakibat warga Tanah Jawa, Huta Bayu Raja dan Hatonduhan yang menggunakan jalur tersebut untuk ke Pematangsiantar dan juga sebaliknya menjadi tersendat, sehingga masyarakat tersebut memutar memakai jalur alternatif melalui Blok x.

- Advertisement -

Menurut E. Manurung (52) warga Totap Majawa Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun, Minggu (3/11/2019) mengatakan hal tersebut akan terus terulang jika Pemerintah dan PTPN IV Unit Kebun Marihat tidak segera membangun dan memperbaiki bendungan yang jebol serta membebaskan lahan PTPN IV untuk mengalihkan arus air kesungai Kasindir.

“saya lahir dan besar didaerah ini bang, jadi saya faham seluk beluk daerah sini, menurutku seberapapun besar anggaran untuk membangun ini, kalau bendungan diatas sana tidak dibangun dan diperbaiki serta dibuat jalur pengalihan arus dari bendungan itu kesungai kasindir semua ini akan sia-sia,”jelas manurung.

“karena kalau sudah musim hujan begini, terjangan air dari perkebunan PTPN IV cukup keras, contohnya aja bendungan yang tebalnya 50 – 60 cm diatas sana aja jebol tak mampu menahan terjangan airnya,”jelasnya lagi

“kalau ini dipaksakan terus dibangun tanpa ada pengalihan arus diatas sana, ya kita lihat saja, berapa lama tahannya,” tegas manurung.

Senada dengan manurung, Aktivis Lingkungan JS (40) warga Pematang Simalungun juga menyampaikan hal serupa penyebab putusnya jembatan lintas Tanah Jawa – Pematangsiantar.(Bambang)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy