PATROLINEWS.COM
Memantau Anda !

Disoal Kebakaran Hutan Taput, Anggota DPRD Sumut Minta Dinas Kehutanan Tingkatkan Fungsi Pengawasan

0 101

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

 

PATROLINEWS.COM, Medan – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Tangkas Manimpan Tobing meminta agar Dinas Kehutanan Provinsi SUmatera Utara dan KPH Wilayah XIII Doloksanggul meningkatkan fungsi pengawasan dan segera menangani peristiwa kebakaran Hutan dan lahan di Dusun Buntu Raha, Desa Sitanggor, Kec. Muara, Kabupaten Tapanuli Utara. Apalagi saat ini, kebakaran hutan telah meluas hingga memasuki areal hunian dan perladangan warga yang berbatasan dengan Kabupaten Toba. Ia secara tegas mendesak agar aksi pembakaran hutan segera dihentikan.

“Kita meminta seluruh instansi terkait khususnya Dinas Kehutanan Provinsi SUmatera Utara dan KPH Wilayah XIII Doloksanggul agar dapat segera dapat memadamkan api yang kini sudah meluas hingga ke perbatasan Kabupaten Toba agar tidak lagi memakan korban jiwa,” tegas Tangkas Manimpan Tobing yang merupakan anggota Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara membidangi pengawasan hutan kepada Patrolinews.com, Senin (18/7/2022)

- Advertisement -

Tangkas menduga peristiwa kebakaran hutan di Taput bukan karena faktor cuaca, namun sengaja dibakar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk merambah hutan.

“Jadi kita meminta secara tegas agar Dinas kehutanan Provinsi Sumatera Utara meningkatkan fungsi pengawasannya dan Polri dapat segera bertindak mengusut para pelaku pembakaran hutan,” tegas Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Sumut ini.

Evaluasi Kadis Kehutanan dan KPH XIII Doloksanggul

Peristiwa pembakaran hutan dan penebangan liar bukan kali ini terjadi, dan sering kali terjadihal ini mengindikasikan lemahnya fungsi pengawasan yang dilakukan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara.

Politisi berlambang mercy ini meminta agar Gubernur Sumatera Utara Edy Rahyadi dapat mengevaluasi Kadis Kehutanan Provinsi Sumatera Utara dan KPH XIII Doloksanggul.

“Sewaktu kita reses di Samosir, kebakaran hutan ini juga terjadi di Kabupaten Samosir, bukan hanya terjadi di Taput, berarti ada indikasi pembiaran dan ini menunjukkan lemahnya kinerja Kadis Kehutanan dan KPH III Doloksanggul yang akhirnya memakan korban jiwa. Jadi kita meminta agar Gubernur Sumatera Utara segera mengevaluasi kinerja Kadis Kehutanan dan jajarannya,” desaknya.

Anggota DPRD Sumut Dapil Sumut IX meliputi (Taput,Tapteng, Sibolga, Toba dan Samosir) ini berharap kedepannya kebakaran hutan tidak lagi terjadi di wilayah Sumatera Utara terkhusus di Dapil Sumut IX.

“Daerah Dapil Sumut IX ini merupakan daerah prioritas kawasan wisata yakni Toba dan Samosir, jadi Kabupaten yang berbatasan langsung harus turut mendukung pemerintah pusat yang telah menetapkan Kabupaten Toba dan Samosir menjadi kawasan wisata prioritas. Sangat disayangkan bila peristiwa pembakaran hutan terjadi lagi. Kita harus menjaga keseimbangan alam dan juga warisan lingkungan untuk generasi mendatang,” pungkasnya. (***)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

- Advertisement -

You might also like

- Advertisement -

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy