PATROLINEWS.COM, Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar kegiatan Pembukaan Pesantren Kilat Ramadhan tingkat SMP se-Kabupaten Asahan Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung di SD Swasta Darussalam Islamic, Jalan Wahid Hasyim Gang Doyok, Kelurahan Teladan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 09.15 WIB.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Asahan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., sebagai bagian dari upaya meningkatkan pembinaan karakter dan pemahaman keagamaan bagi para pelajar selama bulan suci Ramadhan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Asahan M. Azmy Ismail, A.P., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri, S.E., M.Si., Pimpinan Pondok Pesantren Bina Ulama Kisaran Dr. H. Ali Muammar Qadafi Siregar, S.Pd.I., MM., para tokoh agama, serta masyarakat Kabupaten Asahan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Athifah Danish Mumtazah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa yang dipimpin oleh Dr. H. Ali Muammar Qadafi Siregar, serta laporan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri.
Dalam arahannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda melalui kegiatan keagamaan yang positif.
Read More
“Bulan suci Ramadhan adalah momentum yang sangat tepat untuk memperkuat pendidikan karakter. Melalui pesantren kilat ini saya berharap para siswa dapat meningkatkan pemahaman agama, memperbaiki akhlak serta menumbuhkan semangat disiplin dan tanggung jawab,” ujar Bupati.
Ia juga mengajak para guru dan pembimbing untuk terus membimbing serta menjadi teladan bagi para peserta didik dalam meningkatkan delapan dimensi profil lulusan, yakni keimanan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya diperoleh melalui materi pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari yang diberikan oleh para pendidik.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta secara simbolis serta penyerahan santunan oleh Bupati Asahan kepada peserta.
Melalui kegiatan pesantren kilat ini diharapkan para siswa dapat memperkuat delapan karakter utama, yaitu keimanan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, serta kemampuan komunikasi, sehingga dapat membentuk generasi muda yang berakhlak baik dan berkarakter kuat. (Pnc-1)