PATROLINEWS.COM, ASAHAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., mewajibkan seluruh camat di Kabupaten Asahan untuk mengirimkan peserta pada pelaksanaan Festival Seni Qasidah (FSQ) tahun-tahun mendatang, khususnya pada cabang rebana klasik. Kebijakan tersebut disampaikan saat menutup FSQ Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Jumat (2/10/2026), sebagai upaya meningkatkan partisipasi kecamatan sekaligus memperkuat pembinaan seni dan keagamaan di daerah.
Dalam sambutannya, Taufik mengatakan FSQ tidak seharusnya hanya menjadi ajang perlombaan seni dan keagamaan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki kemampuan intelektual yang sejalan dengan penguatan iman dan takwa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan FSQ Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026,” ujarnya.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, generasi muda di Kabupaten Asahan dapat tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kemampuan intelektual sekaligus berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
Menurutnya, pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan dan seni Islami perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu melahirkan peserta berkualitas yang dapat membawa nama Kabupaten Asahan ke tingkat lebih tinggi.
“Kepada seluruh Camat se-Kabupaten Asahan, kita wajibkan untuk mengirimkan peserta FSQ, khususnya rebana klasik, pada tahun-tahun berikutnya,” tegas Taufik.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap pelaksanaan FSQ setiap tahun. Dengan evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap penyelenggaraan kegiatan pada masa mendatang dapat berjalan lebih baik, baik dari segi partisipasi maupun kualitas peserta.
“Kita juga akan terus melakukan evaluasi setiap tahunnya agar pelaksanaan FSQ ke depan semakin baik,” katanya.
Dorong Pembinaan Peserta hingga Tingkat Nasional
Taufik menambahkan, peningkatan partisipasi seluruh kecamatan harus diikuti dengan pembinaan yang konsisten. Dengan demikian, FSQ tidak hanya menghasilkan pemenang dalam perlombaan tingkat kabupaten, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan peserta yang memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Asahan berharap pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan dapat melahirkan peserta-peserta terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah dalam kompetisi seni qasidah hingga tingkat nasional.
“Harapan kita, Asahan dapat membawa namanya sampai ke tingkat nasional,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Asahan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan FSQ Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026. Ia menilai dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan, Mohammad Azmy Ismail, AP., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa FSQ Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 29 September hingga 2 Oktober 2026.
Seluruh rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Kisaran Barat tersebut dilaporkan berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.
Azmy menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Asahan juga akan memberikan penghargaan kepada peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih selama mengikuti perlombaan. Penghargaan tersebut berupa trofi dan uang tunai.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan FSQ, khususnya Camat Kisaran Barat, para kepala desa, masyarakat, serta Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran.
Menurutnya, kontribusi dan dukungan berbagai pihak tersebut turut membantu kelancaran penyelenggaraan festival sejak pembukaan hingga penutupan.
Kecamatan Kota Kisaran Barat Raih Juara Umum
Penutupan FSQ Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 juga dirangkai dengan pembagian hadiah kepada para pemenang dan pengumuman juara umum. Kecamatan Kota Kisaran Barat berhasil meraih Juara I, disusul Kecamatan Air Batu sebagai Juara II dan Kecamatan Sei Dadap sebagai Juara III.
Hasil tersebut menjadi bagian dari pencapaian peserta dan kecamatan yang telah mengikuti rangkaian perlombaan selama empat hari penyelenggaraan festival.
Kegiatan penutupan berlangsung dengan sejumlah rangkaian acara, diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta sambutan Bupati Asahan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0208/Asahan, perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Asahan, perwakilan Kapolres Asahan, perwakilan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Tanjungbalai Asahan, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Asahan, Ketua dan pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan, serta tamu undangan lainnya.
Seluruh rangkaian penutupan FSQ Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 berakhir sekitar pukul 17.30 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan sukses. (Pnc-1)

Comments are closed.