PATROLINEWS.COM, Asahan – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menegaskan pentingnya penyatuan data menjadi satu data tunggal sebagai dasar utama penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat dalam Rapat Koordinasi Persiapan Program Digitalisasi Bantuan Sosial (Parlinsos Digital) Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Kamis (20/08/2026).
Rapat koordinasi yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala BPS Kabupaten Asahan, para Camat serta tamu undangan lainnya. Kegiatan digelar untuk mempersiapkan pelaksanaan Parlinsos Digital sekaligus memperkuat akurasi data dalam penyaluran bantuan sosial.
Bupati Asahan mengatakan penyatuan data menjadi hal penting karena ketepatan sasaran bantuan sosial sangat berkaitan dengan proses pendataan yang dilakukan di lapangan.
“Ke depannya, hal yang berkaitan dengan data sangatlah penting, karena data inilah yang menjadi acuan utama pemberian bantuan kepada masyarakat. Kita harus menetapkan satu data tunggal sebagai acuan bersama,” ujar Taufik.
Ia juga meminta dinas terkait yang menangani Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) segera melakukan penyesuaian data mulai dari desil 1 hingga desil 5. Menurutnya, penyesuaian tersebut diperlukan untuk memastikan bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kepada para Camat, Bupati berpesan agar berperan aktif dan teliti dalam melakukan pendataan di wilayah masing-masing. Kesalahan dalam pendataan, katanya, dapat berdampak terhadap masyarakat yang seharusnya berhak menerima bantuan.
Read More
“Para Camat harus memahami data yang telah diverifikasi dan berkoordinasi dengan dinas terkait dalam pengelolaan data tersebut, serta tidak lagi mengacu pada data yang sudah usang,” tegasnya.
Bupati menekankan bahwa seluruh pelaksanaan program pemerintah harus berlandaskan data yang akurat. Dengan data yang tepat, pemerintah dapat mengetahui kondisi masyarakat sekaligus mengukur sejauh mana program dan kinerja yang telah dilaksanakan berjalan.
“Kita bekerja harus berlandaskan data, karena dengan data yang akurat, kita dapat mengetahui sejauh mana kinerja kita berjalan,” katanya.
Dalam rapat tersebut, turut dilakukan pemaparan materi oleh sejumlah instansi terkait. Kepala BPS Kabupaten Asahan Rahmat Gustiar, S.Si., M.Si., menyampaikan materi mengenai peran BPS dalam perluasan uji coba digitalisasi Parlinsos.
Selanjutnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan Jutawan Sinaga, S.STP., M.A.P., memaparkan kesiapan dan pelaksanaan Parlinsos Digital di Kabupaten Asahan. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Asahan menjelaskan langkah-langkah percepatan aktivitas kependudukan digital melalui Integrasi Kependudukan Digital (IKD).
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa, dilanjutkan arahan Bupati Asahan serta pemaparan dari instansi terkait.
Rapat Koordinasi Persiapan Program Digitalisasi Bantuan Sosial Kabupaten Asahan Tahun 2026 tersebut berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dan berlangsung aman, lancar serta sukses. (Pnc-1)