PATROILINEWS.COM, Kisaran – 24 Mahasiswa KKN-PPM UGM Akan Mengabdi di Tiga Desa Kabupaten Asahan selama 50 hari sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada. Kepastian tersebut disampaikan dalam kegiatan penyambutan Tim KKN-PPM UGM di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Minggu (21/06/2026).
Sebanyak 24 mahasiswa yang terdiri atas sembilan laki-laki dan 15 perempuan akan ditempatkan di Desa Tangga, Desa Aek Songsongan dan Desa Perkebunan Bandar Pulau untuk melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Djaka Marwasta, S.Si., M.Si. mengatakan pelaksanaan KKN-PPM di Kabupaten Asahan merupakan sejarah baru bagi Universitas Gadjah Mada karena menjadi program pertama yang dilaksanakan di daerah tersebut.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah memberikan sambutan hangat sekaligus mendukung penuh pelaksanaan program KKN-PPM.
Menurutnya, seluruh mahasiswa diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mendapatkan arahan dan pendampingan selama menjalankan tugas pengabdian di masyarakat.
“Atas nama UGM, kami berterima kasih telah diberikan kesempatan melaksanakan KKN-PPM selama 50 hari ke depan di wilayah Kabupaten Asahan,” katanya.
Koordinator Mahasiswa KKN-PPM Ridwan Maulana mengatakan seluruh peserta merasa bangga dan antusias dapat mengabdi di Kabupaten Asahan.
Ia berharap mahasiswa memperoleh bimbingan dari pemerintah daerah, perangkat desa dan masyarakat sehingga seluruh program kerja dapat berjalan dengan baik.
Read More
“Kami sangat senang berada di sini, mohon bimbingan serta arahan dari seluruh pihak selama melaksanakan tugas pengabdian ini,” ujarnya.
Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P. berharap para mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata melalui ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki selama berada di desa lokasi penempatan.
Menurutnya, mahasiswa juga diharapkan mampu menggali potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi maupun pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, Rianto mengingatkan agar seluruh mahasiswa selalu menghormati adat istiadat, budaya dan norma yang berlaku di tengah masyarakat serta menjaga nama baik Universitas Gadjah Mada.
Ia juga meminta mahasiswa untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pemerintah kecamatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan sehingga program dapat berjalan dengan baik.
Kepada Camat dan Kepala Desa, Wakil Bupati meminta agar terus memantau, membimbing dan mendukung seluruh aktivitas mahasiswa selama menjalankan program KKN-PPM.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah dan masyarakat akan menghasilkan berbagai inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa.
Kegiatan penyambutan turut dihadiri jajaran OPD Kabupaten Asahan, dosen pembimbing lapangan, mahasiswa peserta KKN-PPM serta tamu undangan lainnya.
Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib dan lancar hingga selesai sekitar pukul 12.00 WIB. (Pnc-1)