Anggota DPRD Medan Imbau Perayaan Imlek Sederhana, Minta Warga Tunda Pesta Kembang Api
PATROLINEWS.COM,Medan – Anggota DPRD Kota Medan, Dr. Lily, MBA., M.H., mengimbau masyarakat yang akan merayakan Tahun Baru Imlek agar melaksanakannya secara sederhana dan penuh empati. Ia secara khusus meminta agar pesta kembang api ditunda, mengingat sejumlah wilayah di Sumatera Utara masih dilanda duka akibat bencana banjir bandang.
Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, bencana alam yang terjadi pada akhir November 2025 lalu telah menimbulkan dampak yang sangat besar. Tidak hanya merusak ribuan rumah dan fasilitas umum, bencana tersebut juga menelan korban jiwa serta memaksa ribuan warga mengungsi.
“Bencana banjir bandang itu telah meluluhlantakkan permukiman warga. Ratusan korban jiwa, ribuan rumah rusak, dan hingga kini dampaknya masih sangat terasa,” ujar Lily kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).
Anggota Komisi II DPRD Medan itu menuturkan, meskipun di beberapa lokasi telah dilakukan perbaikan, masih terdapat daerah yang terisolir akibat rusaknya infrastruktur. Selain itu, banyak warga kehilangan mata pencaharian karena lahan pertanian dan ladang mereka rusak diterjang banjir.
“Mereka masih membutuhkan bantuan pangan karena ladang tempat mencari nafkah rusak. Bahkan, sebagian warga masih sangat trauma dan memerlukan pendampingan psikologis karena kehilangan anggota keluarga,” ujarnya.
Lily menambahkan, selain kebutuhan psikologis, para korban bencana juga masih sangat membutuhkan bantuan dasar seperti bahan pangan, air bersih, pakaian layak pakai, serta perlengkapan pendidikan bagi anak-anak.
Berkaca pada kondisi tersebut, Lily mengajak masyarakat, khususnya yang merayakan Tahun Baru Imlek, untuk menunjukkan empati dan solidaritas dengan merayakannya secara sederhana.
“Hendaknya jangan ada pesta kembang api. Kesan berpesta pora tentu tidak elok, sementara saudara-saudara kita di Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Aceh, Sumatera Barat, hingga beberapa kecamatan di Kota Medan masih berduka,” katanya.
Ia pun mengajak warga untuk mengalihkan dana yang biasa digunakan untuk kembang api menjadi bantuan kemanusiaan bagi korban bencana.
“Janganlah dulu kita berpesta kembang api. Masih banyak saudara kita yang sedang bersedih. Biarlah uang itu kita gunakan untuk membantu kebutuhan mereka, seperti sembako, air bersih, pakaian, atau perlengkapan sekolah. Mari kita tunjukkan kepedulian,” pungkas Lily.