Site icon PATROLINEWS.COM

Skema KPDBU Rumah Sakit Internasional Dimatangkan, Asahan Siap Jadi Pusat Layanan Kesehatan Pantai Timur Sumut

PATROLINEWS.COM,Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan terus mematangkan rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional melalui skema Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU). Upaya ini dibahas dalam pertemuan virtual bersama Kementerian Dalam Negeri yang digelar di Rumah Dinas Bupati Asahan, sebagai langkah strategis mempercepat penguatan layanan kesehatan di wilayah Pantai Timur Sumatera Utara, Sabtu (25/1/2026).

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., dalam arahannya menyampaikan bahwa skema KPDBU merupakan solusi pembiayaan infrastruktur publik yang efektif tanpa membebani anggaran daerah. Menurutnya, pelaksanaan KPDBU harus didukung perencanaan yang matang, kepastian regulasi, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“KPDBU perlu dipersiapkan secara serius dan terukur. Dengan perencanaan yang baik, skema ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkuat kemandirian fiskal daerah,” ujar Agus Fatoni.

Pertemuan tersebut diikuti oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, serta jajaran perangkat daerah terkait. Dari Kementerian Dalam Negeri, kegiatan ini turut didampingi Direktur Pendapatan Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Dr. Drs. Teguh Narutomo, M.M. Pembahasan juga melibatkan Perusahaan Perdagangan Indonesia (BUMN) dan Permata Group sebagai mitra strategis pengembangan rumah sakit.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan untuk menindaklanjuti seluruh arahan dan hasil pembahasan yang telah disepakati. Ia menyebutkan bahwa pembangunan rumah sakit bertaraf internasional melalui skema KPDBU ini diarahkan untuk meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan masyarakat Pantai Timur, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Rumah sakit ini diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan regional serta membuka peluang ekonomi baru bagi Kabupaten Asahan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan badan usaha menjadi kunci percepatan realisasinya,” ujar Taufik.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, rombongan juga melakukan peninjauan ke lokasi rencana pembangunan rumah sakit guna memastikan kesiapan lahan dan kesesuaian rencana pengembangan kawasan layanan kesehatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke PT Hijau Surya Biotechindo untuk melihat potensi pengembangan produk kultur jaringan sebagai upaya penguatan sektor bioteknologi dan inovasi yang dapat mendukung pembangunan kesehatan dan ekonomi Kabupaten Asahan secara berkelanjutan.

Exit mobile version