• Home
  • Sumut
  • Proyek ADD Sukababo di Kabupaten Karo Telan Korban Jiwa
Kamis, 14 Desember 2017 | 22:18:23

Proyek ADD Sukababo di Kabupaten Karo Telan Korban Jiwa

Anita
Alat berat yang sempat terbalik dan merenggut nyawa operatornya.
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, Karo - Kecelakaan kerja yang berakibat tragis terjadi di lokasi proyek pembangunan jalan di Desa Sukababo, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (13/12/2017) sekira pukul 09.00 Wib.

Seorang pekerja yang diketahui bernama Kharudin Nasution ,Bsc (60) warga Jalan Yos Sudarso Komplek PU No 4 Lingkungan 8 Tanjung Mulia Medan Deli dilaporkan tewas setelah alat Grader yang dikemudikannya terbalik dan menimpa dirinya.

Kapolsek Juhar Iptu Halashon Sihotang melalui Kanit Rekrim Aiptu H.F Marpaung membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, korban selaku operator grader meninggal dunia diperjalanan menuju Rumah Sakit Umum di Kabanjahe.

"Sebelum kejadian itu, alat berat yang di bawa korban menuju lokasi pekerjaan berjalan seperti biasa. Namun di salah satu tanjakan menuju tiba-tiba mesinnya mati dan mundur seketika. Sehingga masuk parit dan akhirnya terbalik. Disaat itu korban tidak dapat menyelamatkan diri hingga tertimpa alat berat jenis grader. Korban mengalami luka dibagian kepala. Melihat kejadian itu, warga yang berada di lokasi langsung melarikan korban ke Puskesmas  Desa Sukababo. Berhubung kondisinya kritis maka disarankan dibawa ke Rumah sakit Umum Kabanjahe, tetapi belum tiba di RS nyawanya tidak tertolong lagi,"jelas Kanitres kepada wartawan, Kamis (14/12/2017) di ruang kerjanya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, kita sudah mendapat informasi bahwa Pimpro tersebut adalah Panglong Suka Bersama Tigabinanga. "Jadi pihak kita tetap meminta keterangan dari Kepala Desa Sukababo Sendi Ginting. Sebab sumber dana pengerjaannya dari Dana Desa dan Polisi tetap tangani kasus itu,"ujarnya.

Ia mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Termasuk memeriksa sejumlah saksi di antaranya para pekerja dan Kepala Desa untuk mengetahui kronologi terjadinya peristiwa ini sebenarnya.

Disinggung soal penetapan tersangka, kanit mengatakan saat ini masih belum ditentukan karena masih harus meminta informasi lagi. "Kalau memang Kepala Desa yang mengerjakan proyek, tentunya dia yang bertanggungjawab. Jika disub kan sama kontraktor, ya pasti kontraktornya. Sehingga kita akan melakukan langkah selanjutnya seperti apa,"ujarnya.

Sementara informasi dari beberapa warga setempat, alat berat Grader tersebut sempat diragukan tak bakalan sampai di lokasi proyek. Sebab jalan yang harus dilalui kondisinya rusak. 

"Proyek pengerasan jalan itu didanai dari APBDes yang berlokasi di Lau Buta-buta Desa Sukababo. Sedangkan kontraktornya kita gak tau karena gak ada di taruh di papan proyek. Jadi yang bertanggungjawab nantinyapun kita gak tau,"ujar warga yang enggan menyebut namanya.

Sementara Kepala Desa Sukababo, Sendi ginting ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler terkesan arogan seakan-akan tak bersalah. "Ada apa rupanya, kalau kalian mau ke Polsek silahkan saja,"ketusnya sembari menutup telepon.  (Anita)

BERITA LAINNYA
Selasa, 16 Januari 2018 | 23:20:59
Oknum Satpol PP Asahan Diduga Lecehkan Profesi Wartawan
Senin, 15 Januari 2018 | 23:54:24
Gubsu Tengku Erry Bersyukur Miliki Ibu Yang Bertuah
Senin, 15 Januari 2018 | 23:39:25
Pemprovsu dan DPRDSU Bahas Ranperda Pendidikan
Kamis, 11 Januari 2018 | 22:46:45
Wagub Resmikan Huntara Pengungsi Sinabung
BERIKAN KOMENTAR
Top