• Home
  • Sumut
  • Wali Kota Medan Perintahkan Kadis PU Angkat Seluruh Tanah Bekas Galian Drainase
Selasa, 5 Desember 2017 | 21:52:11

Wali Kota Medan Perintahkan Kadis PU Angkat Seluruh Tanah Bekas Galian Drainase

Nando
PATROLINEWS.COM, Medan - Pembangunan drainase kini menjadi perhatian serius Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi.  Sebab, keberadaan drainase dinilainya sangat vital dalam upaya untuk mengendalikan air hujan yang berlebihan sehingga tidak terjadinya banjir. Itu sebabnya Wali Kota terus  melakukan peninjauan sehingga drainase yang dikerjakan tidak asal jadi.
                
Setelah Jalan Teuku Cik Ditiro, Wali Kota kembali meninjau pengerjaan drainase di Jalan Setia Budi, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (5/12/2017). Saat ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan tengah melakukan pembenahan drainase mulai dari simpang Titi Bobrok sampai simpang Jalan Dr Mansyur.
                
Didampingi Kadis PU Kota Medan Khairul Syahnan, Camat Medan Sunggal Indra Mulia Nasution dan Kabag Humasy Setdakot Medan Ridho Nasution,  Wali Kota melihat sejauh mana pengerjaan drainase yang telah dilakukan.  Saat itu puluhan pekerja tengah memasang mal kayu di sisi kiri dan kanan drainase.
                
Selesai pemasangan mal akan dilanjutkan dengan pengecoran. Selain mencegah dinding drainase tidak mudah ambrol, pengecoran yang dilakukan juga bertujuan untuk memperlancar jalannya aliran air. Oleh karenanya Wali Kota ingin pengerjaan drainase yang  dilakukan maksimal sehingga  dapat difungsikan sebagai pengendali banjir.
                
Selain mengecek kualitas pengerjaan drainase yang sedang dilakukan, Wali Kota  kembali menyoroti tanah bekas galian drainase yang tak kunjung diangkat. Pasalnya, mulai simpang Jalan Sei Belutu sampai simpang Jalan Dr Mansyur, tanah bekas galian drainase dibiarkan menumpuk di bahu jalan.
                
Tak pelak tumpukan tanah tersebut mengundang protes warga sekitar. Selain menghalangi warga saat melintas, tumpukan tanah juga menyebabkan kawasan sekitarnya becek dan berlumpur akibat tergerus air hujan. Yang parahnya lagi tumpukan tanah sangat menganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama pada saat jam sibuk.                  
             
Di samping itu, tegasnya lagi, peninjauan juga tidak terlepas untuk menjawab keluhan warga selama ini. Pasalnya, pihak pemborong selalu membiarkan tanah bekas galian drainase menumpuk di bahu jalan sehingga sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar.  

Guna menyikapi keluhan warga, terutama warga seputaran Jalan Setia Budi, Wali Kota selanjutnya memerintahkan kepada Kadis PU untuk segera mengangkat seluruh tanah bekas galian yang ada di sepanjang jalan.  Instruksi Wali Kota langsung disikapi, satu unit beko dan sejumlah truk diturunkan untuk membersihkan tanah bekas galian. (Nando)

BERITA LAINNYA
Kamis, 14 Desember 2017 | 22:19:52
Dewan Setujui Raperda APBD Pemkab Karo TA 2018
Kamis, 14 Desember 2017 | 21:27:26
Penerima Hibah Bansos "Nyanyi" Ada Pemotongan 15 Persen
Rabu, 13 Desember 2017 | 23:47:32
Penerima Bansos Terlantar di Gubernuran Pemprovsu
Rabu, 13 Desember 2017 | 22:40:03
Babinroh Korpri Asahan Dikukuhkan
BERIKAN KOMENTAR
Top