• Home
  • Sumut
  • Lagi, Jembatan Kayu Terancam Ambruk, Aktivitas Warga Tiga Desa di Kabupaten Karo Lumpuh
Rabu, 22 November 2017 | 19:41:56

Lagi, Jembatan Kayu Terancam Ambruk, Aktivitas Warga Tiga Desa di Kabupaten Karo Lumpuh

Patrolinews.com/Ist
PATROLINEWS.COM, Kabanjahe - Jembatan "Tepas" yang menghubungkan dua kecamatan (Kecamatan Kutabuluh dan Kecamatan Tigabinanga) Kabupaten Karo terancam ambruk, karena sudah lapuk "termakan" usia, akibatnya aktivitas warga di tiga desa tersebut masing-masing Desa Kutamale-Desa Amburidi-Desa Rihtengak dipastikan lumpuh dan terancam terisolir.

Jembatan yang terbuat dari papan dengan rangka besi ini  dibangun sejak tahun 90-an. Tapi hingga kini belum pernah tersentuh pembangunan, kecuali perbaikan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Amburidi dengan Rihtengah secara swadaya.

Menurut Kepala Desa Mburidi Sukendi Peranginangin dan Kepala Desa Kutamale Ijhon mengatakan kepada wartawan, Rabu (23/11/2017) di Kabanjahe, Jembatan Tepas tersebut merupakan sarana utama transportasi warga Desa Kutamale dan Desa Amburidi (Kecamatan Kutabuluh) ke Desa Rihtengah - Ujung Deleng - Negeri Jahe- Desa Limang-Perbesi (Kecamatan Tigabinanga).

"Dulu, ketika jembatan yang berada di atas Sungai Laubiang (Sungai Wampu) masih layak dilalui, masih banyak masyarakat membawa hasil pertaniannya ke Kecamatan Tigabinanga. Tapi semenjak jembatan itu mulai lapuk dan terancam ambruk, warga Desa Mburidi dan Kutamale tidak berani melewatinya," ujar Sukendi Peranginangin.

Ditambahkan tokoh masyarakat Desa Kutamale Dahsat Tarigan SH, Jembatan Tepas tersebut juga merupakan sarana utama menelusuri jalan lingkar di desa-desa terisolir yang berada di wilayah Kecamatan Kutabuluh dan Tigabinanga, sehingga diharapkan kepada Pemkab Karo segera melakukan perbaikan.

Ketika hal ini dikonformasi kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Kadis  PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Karo Paten Purba secara tegas mengatakan, Jembatan Tepas tersebut harus segera diperbaiki, guna menghindari keterisoliran serta adanya korban jiwa, akibat jembatan yang berkedalaman ke dasar sungai mencapai 150 meter tersebut nantinya ambruk.

"Pemkab juga akan berkordinasi dengan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) PT WEB yang berada di sekitar Desa Rihtengah, agar ikut membantu pembangunannya. Tidak salah kalau perbaikannya kita laksanakan secara bersama-sama," ujar Bupati sembari berjanji kepada masyarakat, akan mengalokasikan anggaran pembangunan jembatan tersebut di APBD TA 2018.(Anita).
 
Rusak Berat: Jembatan Tepas di Desa Mburidi dan Desa Rihtengah yang menghubungkan Kecamatan Kutabuluh-Kecamatan Tigabinanga rusak berat dan terancam ambruk, sehingga sangat dibutuhkan segera dilakukan perbaikan oleh Pemkab Karo.(Erris)

BERITA LAINNYA
Senin, 15 Januari 2018 | 23:54:24
Gubsu Tengku Erry Bersyukur Miliki Ibu Yang Bertuah
Senin, 15 Januari 2018 | 23:39:25
Pemprovsu dan DPRDSU Bahas Ranperda Pendidikan
Kamis, 11 Januari 2018 | 22:46:45
Wagub Resmikan Huntara Pengungsi Sinabung
BERIKAN KOMENTAR
Top