• Home
  • Sumut
  • Tak Diberi Ganti Rugi, Warga Karo Larang Pekerjaan Pelebaran Jalan Nasional
Kamis, 9 November 2017 | 21:47:26

Tak Diberi Ganti Rugi, Warga Karo Larang Pekerjaan Pelebaran Jalan Nasional

Anita
Bupati Karo bersama dengan pemilik lahan.
PATROLINEWS.COM, Karo - Bahagia Sinukaban selaku pemilik lahan melalui Bengkel Sinukaban di kedai kopi bersebelahan dengan Kantor Satlantas Polres Karo mengaku belum mendapat ganti rugi lahan dari Pemkab Karo. Sehingga bertahan untuk tidak menyerahkan tanahnya untuk pelebaran jalan. 

"Sejak pemerintah melakukan sosialisasi hingga proyek telah berjalan. Belum ada satupun yang datang menemuinya untuk memusyawarahkan persoalan tanah miliknya seluas kurang lebih seluas 100 meter yang terkena proyek pelebaran jalan. Jangankan pemerintah daerah, pihak kontraktorpun belum ada menjumpai saya," ujar Sinukaban, Rabu (8/11/2017).

Dikatakannya, dampak belum dibayarnya uang ganti rugi sebagai pembebasan tanah. Dirinya selaku pemilik sertifikat melarang pekerja yang sedang melakukan proses pekerjaan pelebaran jalan.  

"Wajarlah kalau saya melarang pihak rekanan. Sehingga proyek terkendala di ladang milik saya. Apa salahnya datang berdialog dan bertanya apa saja keluhan-keluhan saya. Bukan diam saja, meski begitu, dengan kedatangan Bupati dan Ibu wakil disini membuat hatiku tersentuh, dan saya sangat simpatik sosok pemimpin seperti ini," ujarnya kepada Bupati dan wakil.

Akhirnya, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH dan wakilnya Cory Sebayang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Gelora Fajar Purba dan Kepala Desa Sumber Mufakat menyambangi Bahagia Sinukaban pada Rabu (8/11/2017) sekira pukul 15.00 Wib.

"Apa yang menjadi kendala. Jika kita tidak berdialog, tentunya masalahpun tak akan selesai," ujar Bupati.

Dalam dialog singkat tersebut, Bupati menyambut positif semua keluhan yang diutarakan Bengkel Sinukaban. Mengenai solusi adanya ganti rugi. Ia meminta kepada pemilik lahan agar jangan membicarakan di kedai kopi.

"Nanti utarakan saat ada pertemuan selanjutnya dengan Kadis PUPR Karo dan Pak Gelora Fajar Purba yang disaksikan juga oleh Kades. Mungkin selama ini kita kurang komunikasi dan silaturahmi sesuai kearifan lokal kita, yakni lima merga, rakut sitelu, tutur siwaluh, perkaden kaden sepuluh dua tambah sada. Sangat disayangkan, jika pembangunan jalan jurusan Kabanjahe-Berastagi terkendala. Akan tetapi saya optimis, dengan adanya dialog ini, mudah-mudahan secepatnya ada jalan keluarnya,"ujar Bupati. (Anita)

BERITA LAINNYA
Selasa, 16 Januari 2018 | 23:20:59
Oknum Satpol PP Asahan Diduga Lecehkan Profesi Wartawan
Senin, 15 Januari 2018 | 23:54:24
Gubsu Tengku Erry Bersyukur Miliki Ibu Yang Bertuah
Senin, 15 Januari 2018 | 23:39:25
Pemprovsu dan DPRDSU Bahas Ranperda Pendidikan
Kamis, 11 Januari 2018 | 22:46:45
Wagub Resmikan Huntara Pengungsi Sinabung
BERIKAN KOMENTAR
Top