• Home
  • Sumut
  • Kominfo se-Sumut Kumpul di Tanjungbalai Gencarkan Pencegahan Narkoba
Rabu, 25 Oktober 2017 | 22:23:51

Kominfo se-Sumut Kumpul di Tanjungbalai Gencarkan Pencegahan Narkoba

Erris
Pertemuan jajaran Komunikasi dan Informasi (Kominfo) se-Sumatera Utara (Sumut) sepakat untuk lebih menggencarkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan di kalangan generasi muda di Tanjungbalai, Selasa (24/10).
PATROLINEWS.COM, Medan - Pertemuan jajaran Komunikasi dan Informasi (Kominfo) se-Sumatera Utara (Sumut) sepakat untuk lebih menggencarkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan di kalangan generasi muda. Forum ini menyerukan semua pihak agar secara sistematik dan integratif menyelamatkan rakyat Indonesia yang belum terkontaminasi narkoba.

Pada rapat koordinasi (Rakor) yang diprakarsai Dinas Kominfo Provinsi Sumut di Hotel Tresya International Tanjungbalai, Selasa (24/10/2017) ini jajaran Kominfo se-Sumut merekomendasikan sembari kita terus perang terhadap narkoba, penegakan hukum dan rehabilitasi, kita juga harus lebih ekstra komit melakukan pencegahan terhadap masyarakat yang belum terkena narkoba.

Walikota Tanjungbalai diwakili Sekda Kota Tanjungbalai Drs H Abdi Nusa saat membuka rakor mengakui kondisi peredaran dan penggunaan nasrkoba di Sumut termasuk di Kota Tanjungbalai sudah sangat mengkhawatirkan. 

"Peran aktif pemda bersama BNN dan unsur-unsur strategis masyarakat bersama pemuka agama dan tokoh pemuda sangat besar untuk mengantisipasinya," ujarnya.

Kadis Kominfo Sumut Drs H M Fitriyus SH MSP diwakili Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Abdul Aziz Batubara SSos MAP mengemukakan semua pihak dewasa ini memang harus gencar mencegah narkoba karena narkoba sudah merambah berbagai kalangan mulai anak SD hingga oknum pejabat pemegang kebijakan atau otoritas sentral seperti oknum hakim, jaksa, anggota polisi, legislatif bahkan juga akademisi dan guru besar yang menjadi korban.

"Melihat kondisi tersebut, narkoba sudah merupakan bisnis besar, pasarnya pun besar dan potensial. Persoalannya adalah, pada daya rusaknya luar biasa, terutama mental, apalagi yang menjadi sasarannya adalah generasi muda, yang merupakan generasi produktif. Bahkan saat ini ada kecenderungan, anak-anak sebagai target," ujar Aziz didampingi Kasi Kemitraan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Sumut Rahmad Saleh Daulay SE MAP.

Kepala BNN Provsu diwakili Kabid Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat Drs Tuangkus Harianja MM juga mengemukakan secara kuantitatif maupun kualitatif, narkoba adalah salah satu yang mengancam ketahanan negara. Oleh karenanya, upaya memberantas narkoba sudah tidak bisa lagi sekedar kampanye dan sosialisasi, tetapi sudah harus lebih dihadapi sebagai musuh negara.

"Artinya, kita sudah tidak lagi bertempur melawan narkoba, tetapi sudah mencapai skala berperang. Sudah tidak cukup hanya mengandalkan aparat keamanan, tetapi sudah mendesak seluruh komponen bangsa, termasuk rakyat." ujarnya.
Dikemukakan kita semua harus mengambil langkah-langkah kebijakan secara terpadu dan nyata dalam menghadapi bahaya narkoba. Bagi calon pengguna, kita harus lakukan tindakan-tindakan preventif, antara lain membentenginya, dengan mengoptimalkan waktu aktivitas anak-anak muda.

Enerji besar generasi muda hendaknya diberi ruang penyaluran, berupa aktivitas-aktivitas positip, misalnya di bidang olahraga, kesenian dan lain-lain. Jadi diperlukan fasilitas pendukung bagi aktivitas generasi muda, seperti fasilitas olahraga, fasilitas ber-interaksi, di samping pengawasan oleh semua pihak, termasuk orang tua, guru dan masyarakat.
Akan tetapi, yang lebih utama adalah bagaimana mempersempit ruang gerak peredaran narkoba, dengan memotong jalur-jalur peredarannya, memutus mata rantainya, baik pada produsen, pengedar maupun petugas yang menjadi beking.

Pengguna sendiri adalah korban, hendaknya diperlakukan sebagai pasien atau pesakitan, bukan hanya menghukumnya. Oleh sebab itu, pusat rehabilitasi diharapkan bisa kita perbanyak.

Kita harus bisa mengubah opini sebagian para orang tua seolah-olah apabila salah seorang anggota keluarganya menjadi korban penyalahgunaan narkoba adalah aib. Anggapan seperti itu tidak benar, sebab korban narkoba harus kita selamatkan, ujarnya.

BERITA LAINNYA
Selasa, 21 November 2017 | 23:16:46
Rapat Fokopimda Sumut, Wagubsu Ajak Perangi Narkoba
Selasa, 21 November 2017 | 22:00:31
Banjir di Kabupaten Asahan Tidak Rusak Areal Persawahan
BERIKAN KOMENTAR
Top