Iklan bank sumut
  • Home
  • Sumut
  • Rumah Dihancurkan, Puluhan Anak Warga Laucih Simalingkar A Nyaris Putus Sekolah
Selasa, 25 Juli 2017 | 20:01:28

Rumah Dihancurkan, Puluhan Anak Warga Laucih Simalingkar A Nyaris Putus Sekolah

Sutrisno Pangaribuan Minta Ketua DPRDSU Kawal Rekomendasi Dewan
Fernando
PATROLINEWS.COM, Medan - Mungkin pejabat negeri ini tak pernah merasakan tekanan dan sakitnya kondisi yang dialami ratusan warga Dusun IV Tanah Ulayat Laucih Simalingkar A, kec. Pancurbatu, Kab. Deliserdang dimana dirumah mereka dihancurkan oknum aparat suruhan PTPN II hingga mereka terpaksa tidur di emperan halaman gedung DPRD Sumut Jl.Diponegoro Medan, Sumatera Utara, Selasa (25/7/2017). Parahnya lagi, anak-anak yang masih dikategorikan dalam usia belajar akhirnya ikut merasakan  kekejian oknum  aparat POLRI dan TNI itu hingga nyaris putus sekolah.

Ferdy Tarigan, kelas III SDN 068008 JL Damar 8 No.1 P Simalingkar mengatakan dirinya tidak pergi ke sekolah seperti biasanya karena segala peralatan sekolahnya tertimbun puing-rumahnya yang sudah dirubuhkan.

"Gak sekolahlah om, karena buku-buku dan tas sekolah saya gak ada lagi. Rumah kami sudah dirubuhkan," katanya dengan mata berkaca-kaca.

Senada, Adelia Pasmorianti Perangin-angin, kelas I SMP Pelita Mutiara Medan, Jl Gambir Raya P Simalingkar mengatakan  terpaksa tidak sekolah karena dibawa orangtuanya ikut tidur di emperan DPRDSU.

"Kami sudah tidur disini semalam, karena kami tidak punya rumah, mandi pun tidak, gimana mau sekolah bang. Sampaikan sama  Pak Presiden Jokowi ya bang, kami gak sekolah lagi," ujarnya.

Salah seorang warga yang anaknya tidak bersekolah, Dwiyana Bru Tarigan (45) mengatakan kendati para anak-anak tidak sekolah terpaksa mereka tetap mengenakan pakaian seragam sekolah. Dirinya pun menangis bila anak-anak itu nantinya sampai tidak dapat bersekolah lagi.

"Harapan kita mereka tetap ingat untuk bersekolah jadi kita pakaikan seragam sekolahnya. Kan gak mungkin nak mereka sekolah tidak mandi, kami mulai semalam (senin) tidur diluar gedung ini," ujarnya.

Lain lagi keluhan Petrus Surbakti warga Desa Simalingkar A Dusun III Bekala, Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang mengatakan kolam ikan, jagung dan juga rumahnya turut diratakan Beko milik PTPN II. Harapannya, agar PTPN II tidak menggangu kehidupan warga  Dusun Bekala.

Sementara, anggota DPRDSU FPDIP, Sutrisno Pangaribuan ST mengatakan harusnya Ketua DPRDSU, Wagirin Arman SSos seharusnya mengawal pelaksanaan rekomendasi DPRDSU yang telah diberikan kepada para pihak sehingga tidak menimbulkan kericuhan pada warga.

DPRD dalam konteks menerima pengaduan rakyat, lanjut Sutrisno maka seorang dewan tidak perlu ragu untuk bertindak dan tidak perlu harus melihat surat-surat tanah maupun alas hak yang dimiliki masyarakat. 

"Urusan kita tidak melihat apakah masyarakat itu salah atau PTPN II yang salah. Jadi kita tidak memerlukan alas hak. Masalah berkas-berkas itu urusan pengadilan, bukan urusan kita. Tugas DPRD itu untuk membuat agar rakyat jangan menangis, karena rumah mereka sudah dihancurkan PTPN II dan oknum aparat," tegasnya seraya menambahkan jangan karena  tunjangan dewan disetujui, dewan menjadi bungkam.

Wakil Bendahara FPDI Perjuangan itu menyarankan Ketua DPRD Sumut segera berkordinasi dengan Pangdam, Kapoldasu dan pihak PTPN II agar segala kegiatan di daerah Tanah Ulayat Laucih dihentikan sehingga tidak semakin menimbulkan kesengsaraan masyarakat.

"Kalau saya tidak dapat melakukan itu karena saya bukan unsur FKPD (Forum Kordinasi Pimpinan Daerah ), jadi hanya Ketua DPRDSU yang dapat melakukan itu," pungkasnya.

Pantauan awak media Patrolinews.com hingga Selasa (25/7/2017) sore sekira pukul 18.00 Wib, puluhan warga masih tetap menginap diemperan gedung megah wakil rakyat tersebut. 

Harapan warga agar Ketua DPRDSU Wagirin Arman untuk dapat terjun ke daerah warga yang terkena pengusiran oleh oknum TNI dan Polri tak digubris sedikitpun. Kendati puluhan warga melalui perwakilannya sudah datang ke ruangan Wagirin Arman.

Emosi warga pun mulai terpancing, dan membawa terpal dan peralatan masuk kegedung dewan untuk menunggu langsung Ketua DPRD itu turun menemui warga.

Sampai berita ini diterbitkan, Ketua DPRDSU Wagirin Arman tetap masih bertahan diruangannnya. (Nando)

BERITA LAINNYA
Jumat, 20 Oktober 2017 | 20:57:38
Gubsu Tengku Erry Bertemu Empat GM PLN Sumut
Kamis, 19 Oktober 2017 | 23:40:19
Wali Kota Medan Apresiasi Gebyar Suroan Budaya Jawa
BERIKAN KOMENTAR
Top