• Home
  • Sumut
  • DPRDSU Desak BBPJN Segera Perbaiki Jalan Nasional Karo-Dairi Amblas Sedalam 3 Cm
Senin, 3 April 2017 | 23:58:28

DPRDSU Desak BBPJN Segera Perbaiki Jalan Nasional Karo-Dairi Amblas Sedalam 3 Cm

Patrolinews.com/Ist
DPRDSU Desak BBPJN Segera Perbaiki Jalan Nasional Karo-Dairi Amblas Sedalam 3 Cm
 
Lalu-lintas Jurusan Medan Karo Dairi Hingga ke  Propinsi NAD Terancam Putus Total
 
PATROLINEWS.COM, Merek - Anggota Komisi D DPRD Sumut yang juga anggota dewan Dapil wilayah Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Leonard Samosir, SH mendesak BBPJN (Balai Besar Penanganan Jalan Nasional) di Medan bergerak cepat memperbaiki Jalan Nasional jurusan Kabupaten Karo Dairi persisinya di Km 111 mengalami kerusakan/amblasnya separuh badan jalan sedalam 3 Cm, sehingga sangat membahayakn pengguna jalan.

"Dari hasil investigasi kita di lapangan, ada beberapa titik badan Jalan Nasional jurusan Karo-Dairi mengalami kerusakan, seperti amblasnya separuh badan jalan berkedalaman 3 Cm dan tebing jalan longsor persisinya Km 111. Kerusakan ini harus segera ditangani, jangan sampai menimbulkan korban lalu-lintas maupun kendaran masuk jurang," ujar Leonard Samosir kepada wartawan, Minggu (2/4/2017) di Medan.

Menurut politisi Partai Golkar ini, kerusakan jalan ini sudah  3 bulan terjadi dan Komisi D juga telah menyampaikan secara langsung kepada Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) maupun BBPJN  Medan dengan pelaksana Satuan Kerja (Satker) Wilayah I, tapi hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan.

 "Masyarakat sangat kuatir dan merasa was-was ketika melintasi jalan  yang hampir setengah badan jalan amblas ke jurang dan sebagian longsor. Akibatnya, atus lalu-lintas jurusan Medan Karo Dairi hingga ke  Propinsi NAD (Nangroe Aceh Darusallam) terancam putus total, jika BBPJN tidak segera menanganinya," tegas Leonard.

Ditambahkan Leonard, amblasnya separuh badan jalan tersebut diperkirakan panjangnya mencapai 50 meter dan di sejumlah titik juga mengalami longsor, seperti  di perbatasan Karo-Dairi dan sepanjang jalan penuh dengan lobang-lobang "menganga" khususnya  di sekitar simpang Silalahi Kabupaten Dairi.

"Dari fakta yang kita lihat di lapangan, kondisi ruas jalan nasional perbatasan Karo-Dairi kini cukup rawan dan selalu mengancam jiwa pengguna jalan. Sudah ada mobil masuk jurang dan sejumlah penumpangnya juga tewas di lokasi kejadian. Apakah ini belum cukup, sehingga pihak BBPJN belum memperbaikinya," tegas Leonard.

Yang paling berbahaya, tandas politisi vocal ini, jurang yang "menganga" lebar di tepi badan jalan yang disebut dengan kawasan "Pintu Angin" itu dibiarkan tanpa membuat gundukan pasir atau sirtu di pinggir jalan sebagai peringatan kepada pengguna jalan untuk berhati-hati, tapi hanya digunakan tali plastik sebagai tanda-tanda ada jurang yang dalam.

"Kerusakan ini sudah kita laporkan kepada Kementerian PUPR melalui Direktur Bina Program Dirjen Bina Marga Ir Harris Batubara dan berjanji segera menyampaikan kepada  BBPJN di Medan, untuk  segera menanganinya dengan menggunakan  anggaran sisa tender peningkatan jalan nasional yang ditangani Satker Wilayah I, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan" jelas Wakil Ketua FP Golkar ini sembari berharap agar pihak BBPJN segera memperbaiki jalan rusak tersebut.(Erris)
 
Amblas: Separuh badan Jalan Nasional jurusan Kabupaten Karo-Dairi amblas sedalam 3 cm, membutuhkan perbaikan dari BBPJN, karena sangat menganggu arus lalu lintas serta mengancam terjadinya kecelakaan pengguna jalan.

BERITA LAINNYA
Selasa, 21 November 2017 | 23:16:46
Rapat Fokopimda Sumut, Wagubsu Ajak Perangi Narkoba
Selasa, 21 November 2017 | 22:00:31
Banjir di Kabupaten Asahan Tidak Rusak Areal Persawahan
BERIKAN KOMENTAR
Top