• Home
  • Sumut
  • JICA & OBI Audiensi ke Pemko GunungSitoli
Jumat, 3 Maret 2017 | 06:23:38
Dalam Rangka Bangun Budaya Keselamatan dan Ketahanan

JICA & OBI Audiensi ke Pemko GunungSitoli

Marinus
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, GunungSitoli - Japan International Coorperation Agency (JICA) dan Obor Berkat Indonesia (OBI Audiensi ke Pemerintah Kota Gunungsitoli yang di terima oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Ir. Agustinus Zega di ruang Kerjanya dan didampingi oleh kabag Humas Victor Gea, Kamis (2/3/2017).

Ada pun tujuan JICA & OBI melakukan audensi tersebut adalah dalam rangka membangun budaya keselamatan dan ketahanan khususnya bagi generasi muda dan pengurangan resiko bencana, maka 113 Negara di dunia sudah memasukan pendidikan siaga bencana kedalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah diantaranya Bangladesh, Iran, India, Mongolia, Filipina, Turki, dan Tonga.

Belajar dari pengalaman kejadian bencana alam yang besar dan berbagai bahaya yang ada di Indonesia maka dipandang perlu untuk mengajar kepada anak-anak tentang siaga bencana disekolah dan bagaimana meyelamatkan diri mereka saat bencana mengancam dan menghindari kecelakaan yang tidak perlu terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Dari pemikiran itu Yayasan Obor Berkat Indonesia bekerja sama dengan JICA dan Wako University Jepang membuat Program kegiatan Integrasi Pendidikan Siaga Bencana Melalui Tarian Tradisional (Maena) di Kepulauan Nias.

Program kegitan Integrasi Pendidikan Siaga Bencana ini telah berjalan dari bulan September 2016 dan akan berjalan sampai Agustus 2017, dan telah mencapai langkah terciptanya  maena-maena di enam Sekolah dasar di Kota Gunungsitoli, dimana maena tersebut menyampaikan pesan siaga bencana.

Dalam pertemuan itu juga pihak JICA berterimakasih kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli atas langkah majunya dan mereka berharap dengan dimasukannya Program Pengintegrasian Pendidikan Siaga Bencana kedalam muatan lokal maka Kota Gunungsitoli merupakan Kota Pertama di Indonesia yang mengintergrasikan Pendidikan Siaga Bencana kedalam muatan lokal tingkat SD. 
Sehingga dengan terlaksanakanya kegiatan ini maka akan terciptanya satu Buku Panduan Pendidikan Bencana Melalui Tarian Tradisional Maena dimana dalam melakukan Tari Maena tidak hanya sekedar tari dan melestarikan budaya tetapi juga menyampaikan pesan Siaga Bencana yang nantinya akan digunakan oleh Sekolah Dasar se-Indonesia yang dapat membuat anak-anak memiliki sikap yang lebih siaga untuk mengurangi resiko bencana mengingat Indonesia masih merupakan daerah rawan bencana dan disatu sisi juga anak-anak juga bisa melestarikan budaya Maena.

Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Ir. Agustinus Zega mewakili Pemerintah Kota Gunungsitoli juga berterimakasih kepada Pihak JICA yang telah peduli terhadap Pulau Nias dengan beberapa program yang akan dilaksanakannya dan berharap kedepan dapat menjalin kerjasama lebih lanjut dan dapat menyampaikan program tersebut ke Dinas terkait yaitu Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli. (Marinus)

BERITA LAINNYA
Selasa, 21 November 2017 | 23:16:46
Rapat Fokopimda Sumut, Wagubsu Ajak Perangi Narkoba
Selasa, 21 November 2017 | 22:00:31
Banjir di Kabupaten Asahan Tidak Rusak Areal Persawahan
BERIKAN KOMENTAR
Top