• Home
  • Sumut
  • Dua Korban Tewas Masuk Lubang Tambang Sedalam 100 Meter
Jumat, 21 Agustus 2015 | 03:59:57

Dua Korban Tewas Masuk Lubang Tambang Sedalam 100 Meter

MEDAN, PATROLINEWS.com - Dua korban, Abdul Rozak (32), warga Desa Barbaran Kecamatan Panyabungan Barat dan Oloam alias Lokan (30), warga Desa Barbaran, Kecamatan Panyabungan Barat, Selasa (18/8) sekira pukul 12.00 Wib tewas disebabkan kehabisan nafas setelah memasuki lubang pertambangan tradisional sedalam sekira 100 meter.

Lokasi penambangan itu berada di desa Hutabargotnauli Kecamatan Hutabargot, Kabuapaten Madina pada Kedua korban baru dapat dievakuasi sekira jam 16.00 wib. Kejadian bermula, kedua korban bersama temannya Sarip dan Ali melakukan penambangan emas ilegal dilokasi yang sudah ada sebelumnya. 

Saksi atas nama Sarip masuk dalam lubang tambang tradisional. Namun karena ada asap dari dalam, yang bersangkutan keluar lagi dan menelpon Kades Barbaran untuk membawa oksigen guna menyelamatkan kawan-kawannya.

"Sarip dan temannya Ali menyelamatkan korban. Penyebab kematian korban diduga karena adanya asap di dalam lubang," sebut Helfi.

Menurut Helfi, penambangan itu milik warga lain yang dimasuki oleh korban. Hasilnya akan dibagi dua dengan pemilik tanah. "Tambang itu bukan milik korban, mereka hanya mengerjakan dan hasilnya dibagi dua," jelas Helfi.

Namun, sambung Helfi, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum terhadap korban. (sw)

BERITA LAINNYA
Selasa, 21 November 2017 | 23:16:46
Rapat Fokopimda Sumut, Wagubsu Ajak Perangi Narkoba
Selasa, 21 November 2017 | 22:00:31
Banjir di Kabupaten Asahan Tidak Rusak Areal Persawahan
Selasa, 21 November 2017 | 21:58:40
Bupati Asahan Lepas Kafilah Ikuti MTQ ke XXXVI Provsu
Senin, 20 November 2017 | 21:08:49
Puting Beliung Hancurkan Rumah Warga di Karo
BERIKAN KOMENTAR
Top