• Home
  • Sumut
  • Janjikan Wawancara, Tim Sukses Cawagubsu Brigjend (Purn) Nur Azizah Melarikan Diri
Jumat, 21 Oktober 2016 | 12:50:38

Janjikan Wawancara, Tim Sukses Cawagubsu Brigjend (Purn) Nur Azizah Melarikan Diri

H Roby Anangga, Tim sukses Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagubsu), Brigjend (Purn) Nurazizah
PATROLINEWS.COM, Medan - H Roby Anangga, Tim sukses Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagubsu), Brigjend (Purn) Nurazizah melecehkan sejumlah Wartawan yang meliput di DPRD Sumatera Utara. Pasalnya, Robby mengingkari janji dengan wartawan yang telah menunggu kabar hingga pukul 19.00 WIB di gedung dewan,Kamis (20/10/2016).

Salah satu wartawan, Yoko Susilo Chou dan sejumlah jurnalisnya yang biasa meliput dilingkungan DPRD Sumut mengatakan  Cawagubsu, Nur Azizah telah menjanjikan wawancara dengan wartawan, pra pemilihan yang akan dilaksanakan pada Senin pekan depan.

"Bagaimana tidak kecewa, semula rekan-rekan wartawan ini diminta menunggu di ruang pers, DPRD Sumut. Namun Cawagubsu yang telah melakukan berbagai pertemuan rahasia  dengan sejumlah anggota DPRD Sumut di berbagai hotel berbintang itu tidak kunjung hadir sebagaimana yang dijanjikan Robby Anangga," keluh Yoko.

Saat mengetahui bahwa janji yang ditentukan anggota DPRD Sumut dari Fraksi Hanura, Robby Anangga tiba-tiba dibatalkan sepihak tanpa pemberitahuan padahal kalangan wartawan sudah menunggu lama.

"Tadi kita dijanjikan akan wawancara dengan Ibu Nur Azizah. Kita diminta oleh saudara Robby untuk menunggu konfirmasi hingga jam 5 sore. Namun setelah jam 5 Robby menelepon minta rekan jurnalis untuk menunggu hingga datang. Anehnya saat ditelpon kembali handphone milik Robby tidak aktif. Setelah dicoba menghubungi rekannya,diketahui mereka berangkat ke Phakpak Bharat," ujar Yoko kecewa berat.

Menurut Yoko,wawancara itu penting mengingat banyak sekali isu yang menyebutkan bahwa sudah terjadi politik transaksional menjelang pemilihan Wagubsu ini. Wartawan mendapat kabar bawah beberapa orang anggota dewan dari partai pengusung dituding sudah 'bagi-bagi amplop' ke sejumlah anggota dewan lainnya agar memenangkan Nurazizah.

"Makanya kan perlu diklarifikasi. Tujuannya agar tidak jadi fitnah. Tapi malah kami dikecewakan," pungkasnya.

Senada dengan Yoko, wartawan dari salah satu media cetak, Iskan mengatakan bila memang Nur Azizah alergi dengan wartawan seharusnya wartawan tidak perlu disuruh menunggu hingga malam.

"Tapi sudah jam setengah tujuh ini, baru diberitahu kalau mereka berangkat ke luar kota. Itu juga kita ketahui saat kita menghubungi rekannya Wesner, sedangkan hpnya Robby sengaja dimatikan,agar tidak bisa dihubungi rekan-rekan wartawan. Kita diminta kubu Nur Azizah untuk dijadwalkan wawancara tersebut, bukan kemauan wartawan," ujar Iskan.

Robby sengaja melecehkan fungsi Jurnalistik dengan mengabaikan janji mengatasnamakan Cawagubsu, Brigjen (Purn) Nur Azizah. "Mentang-mentang wakil rakyat, janganlah pulak membodoh-bodohi kami," sambungnya menggerutu.

Iskan mengatakan, biasanya jam 5 sore, wartawan unit DPRD Sumut sudah beranjak dari lokasi liputan. Tapi karena dijanjikan Robby untuk wawancara, membuat mereka bertahan untuk memperkenalkan sosok Nurazizah ke publik.

"Sebenarnya kami sudah pulang. Tapi karena menghormati janji, kami bertahan. Tapi ternyata orang yang membuat janji, tidak menghormati janji," jelasnya yang diaminkan wartawan lainnya.

Sebagaimana diketahui, Nur Azizah kini sedang berlaga dengan Idris Lutfi yang diusung PKS. Nur Azizah sedang menebar pengaruh agar anggota dewan memilih mereka dalamparipurna yang akan berlangsung Senin (24/10/2016) yang akan datang.(Erris)

BERITA LAINNYA
Jumat, 23 Februari 2018 | 10:31:06
Gubsu Rotasi 8 Pejabat Pratama Pemprovsu
Kamis, 22 Februari 2018 | 23:30:49
Wakil Wali Kota Hadiri Lepas Sambut Dandenpom I/5 Medan
Senin, 19 Februari 2018 | 20:02:39
Medan Tuan Rumah The 25th ASEAN-New Zealand Dialogue
Minggu, 18 Februari 2018 | 22:36:05
Jaga Terus Kesehatan Jantung Dengan Rutin Senam Jantung
BERIKAN KOMENTAR
Top