• Home
  • Sumut
  • Protes Pungli Parkir, Pedagang Inpres Pasar Inpres Kisaran Dianiya "Orang Suruhan"
Rabu, 10 Agustus 2016 | 10:01:36

Protes Pungli Parkir, Pedagang Inpres Pasar Inpres Kisaran Dianiya "Orang Suruhan"

Irwan saputra
Hendra Syahputra korban penganiayaan salah satu OKP.
PATROLINEWS.COM, Kisaran - Korban penganiayaan sekelompok preman, Hendra Syahputra (35), pedagang pasar Inpres Kisaran terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit H Abdul Manan Simatupang, Kisaran guna perawatan secara intensif, Selasa (9/8/2016) sekira pukul 13.30 Wib.

Informasi diperoleh dilapangan peristiwa penganiayaan terjadi di depan kantor Dinas Tatakota Asahan. Saat itu, korban bersama beberapa orang pedagang pasar Inpres Kisaran mendatangi kantor Dinas Tata Asahan mempertanyakan soal pungli parkir tersebut.

Usai mempertanyakan masalah pungli parkir di Pasar Inpres Kisaran itu korban berniat pulang dan keluar dari kantor pemerintahan tersebut. Tiba-tiba korban dihampiri oleh puluhan oknum preman bertampang seram.

Tanpa basa-basi oknum preman itu langsung  mengeluarkan kata-kata kasar kepada korban dengan cara mengancam akan menghabisinya. Salah seorang oknum  preman langsung melakukan pemukulan yang diikuti beberapa orang lainnya.

"Kau ya,jangan macam-macam sama kami kalau mau selamat hidupmu.Kau nanti kami habisi biar tahu dengan siapa berhadapan", ungkap salah seorang oknum preman kepada korban sembari melakukan pemukulan.

Karena merasa takut, korban berusaha menghindar namun oknum preman itu langsung mencekik lehernya dengan cara memiting. Sedangkan, para pedagang lainnya berusaha melerai agar korban tidak terus menerima pukulan.

Akibat penganiayaan itu korban mengalami luka memar pada bahagian pipi, kening dan benjol pada bahagian kepala. Korban langsung dilarikan pedagang lainnya ke rumah sakit H Abdul Manan Simatupang Kisaran guna untuk perawatan dan mendapatkan visum et refertum.

Usai menjalani pemeriksaan medis, korban langsung melaporkan peristiwa penganiayaan tersebut ke Mapolsek Kota Polres Asahan. Pengaduan korban diterima SPK Polsek Kota dengan nomor laporan, Nomor STPL/137/VIII/2016 oleh Aiptu S Gultom.

Penganiayaan terhadap pedagang yang dilakukan oknum preman tersebut berawal dari keberatan para pedagang terhadap pungutan liar (pungli) parkir. Dan, beberapa hari sebelumnya para pedagang dan oknum preman sempat nyaris bentrok akibat ulah oknum preman yang semakinmenjadi-jadi tersebut.

Akhirnya,kisruh soal pungutan liar(pungli) parkir di Pasar Inpres Kisaran semakin memanas hingga berujung penganiayaan. Para pedagang merasa keberatan dan protes dengan pungli yang dilakukan oknum preman mengaku suruhan Dinas Tatakota Asahan.

Menurut keterangan salah seorang Pedagang yang tak ingin disebut namanya, bahwa aksi pengeroyokan tersebut seperti di koordinir oleh Kadis Tata Kota  Asahan, Witoyo bersama Ketua OKP Pemuda Pancasila, Donal Panjaitan soalnya pengeroyokan tersebut dilakukan diluar kantor Dinas tata kota"katanya kepada awak Media.

Selanjutnya pedagang tersebut juga mengatakan bahwa Witoyo menggunakan oknum OKP,terutama Pemuda Pancasila Donal Panjaitan Dalam mengamankan Proyek proyek dinas tata kota.

"Macam tidak tahu aja kita bang, nanti jelas si Donal bakal dapat proyek dari Dinas Tata Kota dan hal pengeroyokan tersebut pernah terjadi beberapa tahun yang lalu terhadap oknum wartawan di daerah terminal kisaran, saat itu si Donal sebagai antek-anteknya  mantan Kadis Lingkungan Hidup Asahan Wilmar Siagian yang menjanjikan pengadaan alat daur ulang sampah,"ungkapnya kembali.

Mengakhiri pembicaraannya, Protes pedagang yang akhirnya berujung penganiayaan salah seorang pedagang pasar, meminta agar pihak berwenang melakukan tindakan tegas dan menangkap oknum preman yang telah meresahkan tersebut. (IS)

BERITA LAINNYA
Selasa, 21 November 2017 | 23:16:46
Rapat Fokopimda Sumut, Wagubsu Ajak Perangi Narkoba
Selasa, 21 November 2017 | 22:00:31
Banjir di Kabupaten Asahan Tidak Rusak Areal Persawahan
Selasa, 21 November 2017 | 21:58:40
Bupati Asahan Lepas Kafilah Ikuti MTQ ke XXXVI Provsu
Senin, 20 November 2017 | 21:08:49
Puting Beliung Hancurkan Rumah Warga di Karo
BERIKAN KOMENTAR
Top