• Home
  • Sumut
  • Operasi Ramadania Toba 2016, Kasus Laka dan Tindak Pidana Meningkat
Kamis, 21 Juli 2016 | 00:07:12

Operasi Ramadania Toba 2016, Kasus Laka dan Tindak Pidana Meningkat

Ptt-1
Kabag Ops. Kompol Janner Panjaitan didampingi Kasubbag Humas AKP MT Sagala.
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, Tebingtinggi - Selama pelaksanaan gelar Operasi Ramadania Toba 2016 di jajaran Polres Tebingtinggi yang digelar sejak tanggal 30 Juni hingga 15 July 2016 tercatat kejadian laka lantas sebanyak 16 kasus dengan 3 orang meninggal dunia dan 3 korban luka berat serta 30 orang mengalami luka ringan. Dibanding dengan tahun lalu terjadi peningkatan laka lantas yang mencapai 78 persen sementara kasus tindak pidana hanya naik 11 persen.
 
Hal tersebut diungkapkan Kabag Ops. Polres Tebing Tinggi Kompol Janner Panjaitan SH MH didampinggi Kasubbag Humas AKP MT Sagala kepada wartawan, Rabu (20/7/2016) di ruang Mapolres Tebingtinggi.
 
"Kejadian yang paling menonjol terjadi laka lantas saat Bus KUPJ yang terjungkal disaat Hari Raya ke-2 dengan korban 1 orang penumpang meninggal dunia, 3 luka berat di Desa Binjai Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai, hingga kerugian yang terjadi dalam laka lantas mencapai puluhan juta rupiah secara material l", terang Kompol Janner Panjaitan..
 
Ditambahkannya, satuan Lalu Lintas  juga melakukan Tilang bagi sebanyak 231 pengendara roda dua maupun bagi pengendara kendaraan roda empat serta peneguran sebanyak 164 kasus, hingga terjadi kenaikan 99 persen dibandingkan pada tahun lalu. Sementara tindak pidana terjadi 21 kasus yang terjadi di Tebing Tinggi disaat operasi Ramadania yang didominasi kasus penganiayaan disusul kasus curanmor lalu pencurian dengan kekerasan.
 
Janner mengungkapkan bahwa pihak Polres Tebingtinggi telah berupaya semaksimal mungkin melakukan tugasnya dengan menurunkan 150 orang personil yang berjaga mengamankan jalur mudik di tiga Pos PAM Lebaran Idul Fitri 2016, seperti di Pos PAM Desa Binjai, Pos PAM Simpang Beo serta Pos PAM Afdeling VIII Pabatu arah Kota Pematang Siantar.
  
Diharapkan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berlalu lintas, karena kecelakaan didominasi karena kelalaian dan pada umumnya terjadi pada kendaraan roda dua. Masyarakat juga harus waspada khusus menyangkut pencurian kenderaan bermotor yang dilakukan pelaku curanmor dengan menggunakan kekerasaan ataupun begal.(Ptt-1)

BERITA LAINNYA
Selasa, 21 November 2017 | 23:16:46
Rapat Fokopimda Sumut, Wagubsu Ajak Perangi Narkoba
Selasa, 21 November 2017 | 22:00:31
Banjir di Kabupaten Asahan Tidak Rusak Areal Persawahan
BERIKAN KOMENTAR
Top