• Home
  • Sumut
  • Penyaluran Bantuan Ternak Sapi Kab Palas Diberikan Pada Kelompok Tani Ternak Dadakan
Kamis, 19 Mei 2016 | 23:16:28

Penyaluran Bantuan Ternak Sapi Kab Palas Diberikan Pada Kelompok Tani Ternak Dadakan

Syamsudin Sianturi
KCD kec Huristak juga anggota kelompok
PATROLINEWS.COM, Palas - Pada setiap Tahun Anggaran Bantuan Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk pengadaan bantuan ternak sapi pada Tahun Anggaran 2015 senilai Rp600 juta untuk 56 ekor sapi jantan dan betina untuk empat kelompok tani ternak yakni Desa Bakkudu, Paran napa, Ujung batu, Sigalapung.

Pantauan awak media Patrolinews.com dilapangan bahwa pengadaan bantuan ternak sapi untuk mewujudkan swasembada pangan ini tidak transparan dan terkesan tertutup.

"Kita menduga yang memperoleh bantuan sapi tersebut adalah kelompok tani dadakan yang merupakan orang-orang dari Partai politik yang berkuasa. Sehingga Kelompok tani sebenarnya tidak pernah mendapatkan bantuan dan yang menerima adalah kelompok tani dadakan maupun kelompok tani siluman," ujar salah seorang kelompok tani yang tidak ingin disebutkan namanya.

Lanjutnya, empat kelompok tani ternak yang menerima sapi tahun 2015 dinilai tidak memenuhi syarat dan diduga pengadaan itu telah di Markup.

"Informasinya yang kita peroleh dari beberapa Ketua kelompok tani bahwa umur sapinya di perkirakan satu tahun dengan harga kurang lebih 4 juta. Sementara obat-obatan yang diberikan kepada kelompok tani ternak tidak pernah terima obat ternak," jelasnya.

Terpisah, pengakuan Kabid Peternakan Agus saat dikonfimrasi mengatakan bahwa anggarannya 23 juta per ekor. Yang menjadi pertanyaan setiap kelompok dua ekor telah mati sepertinya di duga telah di kondisikan kesamaan nya.

Kecemburuan sosial yang nampak di tengah masyarakat kabupaten Palas, bahwa kelompok tani yang lama eksis ditengah masyarakat tidak pernah mendapatkan bantuan tersebut, sedangkan yang mendapatkan bantuan ternak sapi ini tergolong hanya kelompok tertentu yang telah direkayasa, hal ini dinilai tidak tepat sasaran. (Syamsudin)



BERITA LAINNYA
Selasa, 21 November 2017 | 23:16:46
Rapat Fokopimda Sumut, Wagubsu Ajak Perangi Narkoba
Selasa, 21 November 2017 | 22:00:31
Banjir di Kabupaten Asahan Tidak Rusak Areal Persawahan
BERIKAN KOMENTAR
Top