• Home
  • Sumut
  • Sat Narkoba Polres Labuhanbatu Beri Santunan 10 Juta
Sabtu, 4 April 2015 | 13:46:52
Tersangka Kasus Narkoba Tewas

Sat Narkoba Polres Labuhanbatu Beri Santunan 10 Juta

Kantor Polresta Labuhanbatu
Labuhanbatu - Sekitar pukul 15.00 Wib, Selasa (31/3) Ipda Kadiso dan Iwan dari Satres Narkoba Labuhan batu mendatangi keluarga korban tersangka kasus Narkoba jenis sabu-sabu berinisial RP (39) warga Kampung Baru Dusun Asam Jawa Kecamatan Torgamba Kabupaten Labusel yang tewas tertembak di bagian paha oleh petugas Sat Narkoba Labuhanbatu saat penggrebekan. Maksud kedatangan Ipda Kadiso dan Iwan memberikan uang duka sebesar 10 juta rupiah dan sebagai juga sebagai uang perdamaian agar pihak keluarga korban tidak menuntut dikemudian hari.

Istri korban, Nurgaya Siregar (34) kemudian menerima uang 10 juta tersebut dan mengatakan anak yang ditinggal korban berjumlah empat orang. "Nanti kami akan datang lagi bu pada hari kamis (2/4) dan akan kami sampaikan kepada Pak Kapolres untuk ditambahi lagi, ujar Pak Iwan. Ibu teken saja dulu surat ini ya," tambah Nurgaya menirukan perkataaan pihak Satnarkoba Polresta. Tetapi sampai berita ini diturunkan pihak Polresta Labuhanbatu tidak pernah datang lagi.

Aturen Tarigan Ketua DPC Pijar Keadilan Labuhanbatu mengatakan tindakan satnarkorba Polres Labuhanbatu sangat tidak professional dalam melakukan penggrebekan. "Masa ketika menggrebek mereka tidak didampingi oleh kades, dan anehnya kog bisa meninggal kalau tertembak di paha, kan aneh itu bang", ujarnya.

Lain halnya dengan Zulkarnaen, Pengurus LSM Lingkari Sumut mengatakan "Kita apresiasi niat baik Polres Labuhanbatu untuk memberikan uang santunan kepada keluarga korban, tapi herannya kog pihak Polresta memberikan uang santunan sebesar itu? Uang apa itum dana dari mana itu? Apa dana pribadi atau dana dari kepolisian, apa setiap tersangka yang tewas mereka berikan dana santunan?. Kita akan minta tindakan tegas terhadap ketidakprofesionalan aparat sat narkoba polres labuhan dalam menjalankan tugas ditindak tegas, dan masalah ini akan kita laporkan segera ke Propam Poldasu agar disidang disiplin dan kode etik profesi", tegasnya.

Wartawan patrolinews.com mengkonfirmasi beberapa kali masalah ini ke Kapolres AKBP Teguh Yuswardhie melalui telepon selulernya tetapi tidak diangkat dan kemudian melalui sms tetapi tidak dibalas, sampai akhirnya no hp kita di blok Pak Teguh. (Lbs.01)


BERITA LAINNYA
Selasa, 21 November 2017 | 23:16:46
Rapat Fokopimda Sumut, Wagubsu Ajak Perangi Narkoba
Selasa, 21 November 2017 | 22:00:31
Banjir di Kabupaten Asahan Tidak Rusak Areal Persawahan
Selasa, 21 November 2017 | 21:58:40
Bupati Asahan Lepas Kafilah Ikuti MTQ ke XXXVI Provsu
Senin, 20 November 2017 | 21:08:49
Puting Beliung Hancurkan Rumah Warga di Karo
BERIKAN KOMENTAR
Top