• Home
  • Sumut
  • Galian C Illegal Desa Hutagodang Dan Desa Sampean Marak
Jumat, 3 April 2015 | 10:51:55
Lokasi Hutan Register

Galian C Illegal Desa Hutagodang Dan Desa Sampean Marak

Lbs.01
Jalan Desa Huta Godang rusak parah, becek licin dan berlumpur akibat mobil angkutan Galian C Illegal melebihi tonase sehingga yang dapat mengancam jiwa pengguna jalan.
Labusel - Praktek galian C illegal di Desa Huta Godang dan Desa Sampean Kecamatan Sei Kanan Labusel semakin marak yang dilakukan oknum-oknum yang tidak mengantongi izin galian C. Pengusha galian c melakukan penambangan secara berpindah-pindah dari tempat yang satu ketempat yang lain di daerah ailiran sungai (DAS).

Kerusakan lingkungan sudah sangat parah sehingga rawan erosi, bajir dan merusak areal pertanian disepanjang DAS. Rusaknya prasarana jalan akibat muatan dum truk melebihi tonase. Meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas disepanjang jalaan menuju Desa Huta Godang dan Desa Sampean.
Oknum pelaku galian C illegal dilakukan oleh pengusaha B,EP,HS, da HP (anggota DPRD Labusel). Galian C illegal dilakukan menggunakan escapator dengan material yang diambil batu krikil (sertu) dari DAS. Galian C illegal sudah berlangsung dari tahun 2014 sampai tahun 2015 sekarang ini. Material batu krikil (sertu) dijual ke PT. ASP di dusun Aman Makmur Desa Hajoran Kecamatan Sei Kanan Labusel.Jumlah material yang sudah terjual ke PT.ASP diperkirakan sudah mencapai 40 ribu ton dengan harga Rp.75ribu/ton hasil sekitar Rp.3 miliar. Kawasan galian c ini kawasab hutan lindung.

Masyarakat setempat meminta instansi terkait dan penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku. Pardi (42) pendudukan Desa Huta Hodang mengatakan kalau musim hujan jalan ini tidak dapat dilalui penduduk karena sepanjang jalan dipenuhi lumpur dan lahan pertanian kami juga jadi rusak. "Selain kerugian yang diderita masyarakat juga  merugikan negara dengan hilangnya PAD bagi Pemkab Labusel", ujarnya.

Camat Sei Kanan, Lahamid Nasution, SE mengatakan, merasa kesal dan keberatan terhadap pelaku galian C illegal. "Oknum-oknum pengusaha pernah datang meminta surat rekomendasi ke kantor camat, namun camat memberi beberapa persyaratan untuk dilengkapi tetapi pengusaha tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan yang diajukan sampai sekarang ini. Pelaku terus beroperasi  melakukan galian C illegal di desa Huta Godang dan Desa Sampean. "Hanya satu pelaku yang datang mengantarkan persyaratan yang diajukan yaitu H. Sawaluddin dan diberikan surat rekomendasi dari camat untuk mengurus izin", sebutnya.

Sepengetahuan saya semua pelaku sampai saat ini belum memiliki izin resmi. Lahamid menyesalkan dan keberatan,"tidak menghargai saya selaku pemerintahan setempat", jelasnya.Kabid Anggaran Dinas Pendapatan Labusel Laoli mengatakan, pengusaha galian C illegal yang ada di Sei Kanan yang
mendapat surat rekomendasi dan yang sudah menyetor masuk menjadi PAD per bulan januari 2015 baru bayar Rp.1 juta atas nama Abdul Majid. "Pengusaha yang lain mulai buka sampai saat ini tidak ada memberi untuk pajak sama sekali. SKP dari perizinan belum ada keterangan mengenai izin resmi galian C tersebut",jelasnya.

Polsek Sei Kanan  Ipda AM Purba mengatakan,pengusaha dan tokoh masyarakat melaporkan sudah ada kesepakatan.Terkait izin galian C illegal dan PAD tidak ada disinggung. Laporan terkait galian C illegal, bisa dilaporkan melalui Tipiter di Polres Labuhanbatu. Surat laporan bisa disampaikan melalui Polsek Sei Kanan dan di sampaikan ke Polres Labuahanbatu,jelasnya.

Kaban Perizinan Labusel Zulkarnaen mengatakan, "izin galian C di Desa Huta Godang dan Desa Sampean tidak bisa diberikan izinnya sebab daerah tersebut daerah register dan beroperasi di DAS",jelasnya. Dan BLH Labusel melalui Kabid Kerusakan Lingkungan Bastanta mengatakan akan "mengkroscek kelapangan",jelasnya.(Lbs.01)

BERITA LAINNYA
Selasa, 16 Januari 2018 | 23:20:59
Oknum Satpol PP Asahan Diduga Lecehkan Profesi Wartawan
Senin, 15 Januari 2018 | 23:54:24
Gubsu Tengku Erry Bersyukur Miliki Ibu Yang Bertuah
Senin, 15 Januari 2018 | 23:39:25
Pemprovsu dan DPRDSU Bahas Ranperda Pendidikan
Kamis, 11 Januari 2018 | 22:46:45
Wagub Resmikan Huntara Pengungsi Sinabung
BERIKAN KOMENTAR
Top