Iklan bank sumut
  • Home
  • Sumut
  • Tingginya Harga SIM, Warga Minta Kasat Lantas Polresta Medan Dicopot
Jumat, 2 Oktober 2015 | 23:47:49

Tingginya Harga SIM, Warga Minta Kasat Lantas Polresta Medan Dicopot

Kasat Lantas Polresta Medan, Haa
MEDAN, PATROLINEWS.COM - Kedatangan tim Supervisi Propam Mabes Polri untuk membongkar borok di Sat Lantas Polres Medan disambut baik warga Medan.

Masyarakat mengharapkan, oknum-oknum nakal di Sat lantas Polresta Medan mendapatkan sanksi. "Supaya ada efek jeranya bang," ucap Dira, warga Jalan Halat Medan kepada wartawan, di Medan, Jumat (2/10).

Menurutnya, pelayanan untuk mendapatkan SIM C di Sat Lantas Polresta Medan itu sangat merugikan masyarakat. Sebab, untuk mendapatkan SIM C saja harus mengeluarkan uang Rp600 ribu. "Di daerah lain di Sumut hanya Rp250 ribu- Rp350 ribu," imbuhnya.

Dia pun mengakui, dengan kedatangan tim Supervisi Propam Mabes Polri itu bisa membawa angin segar bagi masyarakat Sumut khususnya Medan. 

"Kasat Lantasnya juga harus bertanggung jawab karena telah membiarkan permainan itu dan sudah tercium oleh tim Propam Mabes Polri. Ke depannya pelayanan mendapatkan SIM C di Sat Lantas Medan semakin murah dan tidak sulit lagi," jelasnya.

Sementara itu, Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan menambahkan, tim supervisi Propam itu datang ke Sat Lantas Polresta Medan dalam rangka menindaklanjuti informasi tentang sistem pelayanan masyarakat.

"Jadi, tim supervisi itu datang untuk memastikan informasi yang diterima sebelumnya," katanya. Kata dia, tim supervisi itu memiliki peran dan fungsi layaknya pengawas, melihat kesalahan prosedur yang telah dilakukan satuan kerja (satker) bersangkutan.

"Supervisi itu sama seperti pengawas, meluruskan atau membandingkan pekerjaan yang salah dengan yang benar (sesuai prosedur)," sebut Nainggolan.

Saat ditanya tentang temuan menyimpang dari prosedur yang dilakukan Sat Lantas Polresta Medan, Nainggolan memastikan, tidak ada. Dia hanya menegaskan, supervisi hanya merupakan pengawasan. 

Disinggung tentang jumlah oknum Sat Lantas Polresta Medan yang diamankan terkait supervisi tersebut, Nainggolan menyatakan belum ada.

Sebelumnya informasi beredar, petugas Propam Mabes Polri dibantu Polda Sumut menggeledah kantor Sat Lantas Polresta Medan karena dugaan penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang.

Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf menyebutkan, pihak Divisi Propam Mabes Polri melakukan supervisi terhadap Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Medan.

"Tim supervisi Propam Mabes Polri tidak ada melakukan penggerebekan atau penggeledahan di Sat Lantas Polresta Medan. Mereka datang hanya menanggapi informasi masyarakat tentang pelayanan di Sat Lantas Polresta Medan," tandas Helfi. (sw)

BERITA LAINNYA
Jumat, 20 Oktober 2017 | 20:57:38
Gubsu Tengku Erry Bertemu Empat GM PLN Sumut
Kamis, 19 Oktober 2017 | 23:40:19
Wali Kota Medan Apresiasi Gebyar Suroan Budaya Jawa
BERIKAN KOMENTAR
Top