• Home
  • Sultra
  • Prona Tahap II di Kota Baubau Beraroma Pungli
Senin, 28 Agustus 2017 | 20:08:44

Prona Tahap II di Kota Baubau Beraroma Pungli

Harianto
BERITA TERKAIT:
PATROLINEWS.COM, Baubau - Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) melalui Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) Tahap II Anggaran Tahun 2017 di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) beraroma pungli. Dimana pihak BPN melakukan pengutipan biaya pematokan tanah sebesar Rp300 ribu kepada setiap peserta Prona kendati patok tersebut sudah ada dipasang di tanah peserta. 

"Kita membayar pula 300ribu, yang seharusnya kalau sudah ada patok sendiri maka tidak perlu membayar sampai 300 ribu," ungkap LI (54) warga Kec. Betoambari yang tak ingin namanya disebutkan sembari mengatakan akhirnya memberikan uang itu kepada pihak BPN Baubau.

Senada, keluhan itu juga diungkapkan La Rezi (48), sehingga dirinya membatalkan untuk membuat sertifikat tanahnya melalui program Prona tahap II. 

"Iya tidak mau saya buat sertifikat karena dimintai juga Rp350 ribu," kata warga Kec. Betoambari ini.

Sambung La Rezi lagi, pihak BPN tidak tanggap akan keluhan-keluhan warga. Dimana masalah Prona Tahap I juga dinilai bermasalah sehingga dirinya enggan mengikuti Prona Tahap II.

"Tetangga saya sudah mengikuti Prona Tahap I pada Maret 2017 lalu dan membayar Rp350 ribu tetapi sampai sekarang sertifikat tanahnya belum juga selesai, malah mucul lagi Prona Tahap II," ujarnya. 

Padahal, banyak warga yang mempertanyakan status sertifikat tanahnya untuk kepentingan perekonomian. "Kita ini sudah butuh itu sertifikat kasian, tapi kenapa belum ada kejelasan, ada apa sebenarnya, makanya saya saja heran sudah membayar juga tapi begini, belum tahu ada apa itu dengan sertifikat," pungkasnya lagi.

Terpisah, Kepala Badan Pertanahan (BPN) Kota Baubau, Abdul Mun saat dikonfirmasi kru Patrolinews.com, Senin (28/8/2017) terkait keluhan-keluhan warga tersebut tampak enggan menjawab. 

"Ada apa dengan Prona, tadi juga ada wartawan yang datang wawancara, saya tidak ada waktu lagi karena saya mau berangkat ke Kendari ini," ujarnya mengelak sambil masuk kembali ke ruangannya dan meninggalkan Wartawan. (Harianto)

BERITA LAINNYA
Rabu, 11 Oktober 2017 | 20:49:27
Panita Pelaksana Wakatobi WAVE 2017 Resmi Dibentuk
Senin, 2 Oktober 2017 | 23:31:12
WON, Cagub Sultra Asal Desa Liya Togo
Kamis, 28 September 2017 | 20:38:29
Sekda Wakatobi Sambut Kedatangan 112 Jemaah Haji
Sabtu, 16 September 2017 | 17:39:06
Festival Bharata Kaledupa Lahirkan Wajah Leluhur
BERIKAN KOMENTAR
Top