• Home
  • Sultra
  • Disoal Penutupan Galian C, DPRD Wakatobi: Tidak Benar, Itu Hoax !!
Sabtu, 19 Agustus 2017 | 16:14:26

Disoal Penutupan Galian C, DPRD Wakatobi: Tidak Benar, Itu Hoax !!

Sahwan
Hasil formulasi rapat konsultasi DPRD Wakatobi bersama instansi terkait itu, DPRD Wakatobi.
PATROLINEWS.COM, Wakatobi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan belum ada merekomendasi penutupan dan mendengar pihak terkait telah melakukan penutupan galin C ilegal di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Demikian ditegaskan anggota Komisi B DPRD Wakatobi, Moane Sabara kepada Patrolinews.com, Sabtu (19/8/2017) terkait beredarnya informasi penutupan galin C ilegal di wilayah Kabupaten Wakatobi.

"Oh tidak benar itu, infonya itu Hoax," tegas Moane Sabara.

Hanya saja lanjut Moane, sewaktu rapat konsultasi DPRD Wakatobi bersama Kepolisian dan Instansi terkait melanjuti aspirasi Lembaga Advokasi Hak Azasi Manusia (LEADHAM) tentang pengelolaan tambang galian golongan C, beberapa rekannya mengusulkan untuk dilakukan penutupan.

"Namanya masih rapat, jadi masih ada pro dan kontra dalam memberi tanggapannya, tetapi yang harus diperhatikan adalah hasil akhir dari rapat tersebut, jadi jangan sepenggal-sepenggal mengartikannya," tegas Moane Sabara yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Wakatobi itu kepada kru Patrolinews.com.

Anggota Komisi B DPRD Wakatobi ini memaparkan bahwa dalam rapat konsultasi itu pihaknya hanya memberikan 5 rekomendasi. "Kita hanya mengeluarkan rekomendasi dalam rapat tersebut, dan kami tidak berhak melakukan penutupan, ada dinas ataupun pihak terkait yang melakukan bila galian C ilegal itu nantinya ditutup," jelasnya anggota dewan dari F-Demokrat ini.

Adapun hasil formulasi rapat konsultasi DPRD Wakatobi bersama instansi terkait itu, DPRD Wakatobi memberikan rekomendasi sebagai-berikut:

Pertama, merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk menggelar/menyelenggarakan rapat bersama dengan pihak terkait baik otonom maupun instansi vertikal untuk memformulasi penataan, penertiban pemanfaatan tambang galian golongan C pada posisinya sebagai kawasan destinasi.

Kedua, hasil rumusan dimaksud dikonsultasikan secara bertingkat selanjutnya dapat disosialisasikan dan dirujuk dalam pelaksanaannya.

Ketiga, pengambilan keputusan formulasi dimaksud juga harus memperhatikan situasi kekinian dan kondisi Wakatobi dalam posisinya sedang bergeliat dalam membangun.

Ke empat, dalam hal ada rumusan dalam formulasi yang dimaksud yang dalam pandangan "disebut dimaknai/dimaklumi dan dibijaksanai maka dilakukan formulasi secara utuh, menyeluruh, secara searah dan adil.

Terakhir adalah, rumusan dimaksud diatas disampaikan kepada DPRD Kabupaten wakatobi secara kelembagaan dan DPRD akan mengawasi rumusan dimaksud.

Senada, anggota DPRD fraksi PDIP, Sudirman A. Hamid mengatakan, dalam hasil rapat kemarin belum ada dari dinas terkait yang telah melakukan penutupan galian C.  

"Pemerintah Daerah Wakatobi segera mengambil langkah terbaik atau solusi, agar semua pembangunan di Wakatobi tidak terhambat," ungkapnya.(Wan)

BERITA LAINNYA
Rabu, 11 Oktober 2017 | 20:49:27
Panita Pelaksana Wakatobi WAVE 2017 Resmi Dibentuk
Senin, 2 Oktober 2017 | 23:31:12
WON, Cagub Sultra Asal Desa Liya Togo
Kamis, 28 September 2017 | 20:38:29
Sekda Wakatobi Sambut Kedatangan 112 Jemaah Haji
Sabtu, 16 September 2017 | 17:39:06
Festival Bharata Kaledupa Lahirkan Wajah Leluhur
Senin, 28 Agustus 2017 | 20:08:44
Prona Tahap II di Kota Baubau Beraroma Pungli
BERIKAN KOMENTAR
Top